banner 468x60 *** banner 468x60 ***

889 Personel Gabungan Amankan Perayaan HUT ke-171 Pekabaran Injil di Mansinam

Ratusan personel gabungan dari Polri, TNI, Basarnas, dan pemerintah daerah mengikuti apel kesiapan pengamanan perayaan HUT ke-171 Pekabaran Injil di Manokwari, Rabu (4/2/2026). (Dok. Istimewa)
banner 120x600

Ratusan personel dari Polri, TNI, Basarnas, dan pemda disiagakan sejak H-1 hingga H+1 untuk mengawal mobilisasi ribuan warga menuju Pulau Mansinam.

Papuabaratnews.id, Manokwari — Sebanyak 889 personel gabungan dari unsur Polri, TNI, Basarnas, dan pemerintah daerah dikerahkan untuk mengamankan perayaan HUT ke-171 Pekabaran Injil di Pulau Mansinam, Manokwari, Papua Barat, pada 5 Februari 2026.

banner 325x300

Kepala Bagian Operasi Polresta Manokwari Komisaris Polisi Wisnu Prasetyo, mengatakan ratusan personel akan disebar ke sejumlah lokasi penyeberangan saat proses mobilisasi warga.

“Mulai dari pelabuhan sampai lokasi ibadah di Pulau Mansinam akan kami amankan. Personel disebar pada H-1 sampai H+1 perayaan HUT Pekabaran Injil,” ujarnya di Manokwari, Rabu (4/2/2026).

Menurut dia, pola pengamanan yang diperketat pada jalur penyeberangan laut dari Manokwari menuju Pulau Mansinam bermaksud agar proses mobilisasi berjalan lancar, sekaligus mencegah penggunaan kapal melebihi kapasitas.

Kepolisian juga mengantisipasi keberadaan warga yang dalam pengaruh minuman keras (miras) karena berpotensi menimbulkan gangguan keamanan dan ketertiban selama perayaan memperingati sejarah pekabaran Injil di Tanah Papua.

“Kalau jalur laut langsung dimonitor Polairud dan Basarnas Manokwari agar tidak terjadi kecelakaan atau perahu terbalik,” ucap Wisnu.

Berdasarkan catatan kepolisian, kata dia, HUT Pekabaran Injil yang dirayakan setiap 5 Februari di Pulau Mansinam berlangsung aman terkendali namun tetap memerlukan pengamanan secara maksimal agar tidak terjadi hal-hal negatif.

Personel Brimob dan aparat gabungan bersiaga dalam apel pengamanan menjelang perayaan HUT ke-171 Pekabaran Injil di Pulau Mansinam, Manokwari. (Dok. Istimewa)

Hal ini berkaitan dengan jumlah warga yang mengikuti perayaan dimaksud tidak hanya umat Kristen setempat melainkan dari luar wilayah Manokwari, bahkan umat beragama lain turut serta memanfaat momen tersebut untuk berwisata.

“Jadi setelah ibadah, biasanya warga lainnya juga ikut ke Mansinam. Jumlahnya sangat banyak, bisa ribuan sehingga perlu pengamanan,” kata Wisnu.

Dia mengimbau agar seluruh masyarakat yang nantinya turut mengambil bagian dalam perayaan HUT ke-171 Pekabaran Injil, tidak berdesak-desakan dan menumpuk pada satu kapal karena berpotensi terjadi kecelakaan laut.

Pemerintah daerah bersama panita telah menyediakan sarana transportasi yang cukup memadai untuk digunakan masyarakat menuju dan kembali dari Pulau Mansinam setelah seluruh rangkaian perayaan rampung.

“Tidak perlu panik. Kapal yang disediakan cukup. Masyarakat bisa lewat pelabuhan utama dan penyeberangan lainnya. Ada juga perahu yang disewa,” ucap Wisnu.

Kepala Badan SAR Nasional Manokwari Yefri Sabaruddin menyebut pihaknya menyiagakan 60 personel yang dilengkapi dengan berbagai peralatan guna menjamin keselamatan masyarakat saat menyeberang.

Keterlibatan langsung di lapangan difokuskan pada puncak perayaan HUT Pekabaran Injil mengingat padatnya aktivitas penyeberangan laut menggunakan kapal maupun perahu motor dengan potensi risiko cukup tinggi.

“Personel dengan kualifikasi Medical First Responder (MFR) juga diturunkan untuk beri pertolongan pertama jika terjadi kondisi darurat yang butuh penanganan medis,” katanya. (pbn)

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *