Ekspedisi Patriot Unpad Kenalkan Probiotik Pupuk Organik dari Bahan Lokal di Fakfak

INOVASI PERTANIAN — Anggota Tim 9 Ekspedisi Patriot Universitas Padjadjaran (Unpad), Erif Adila (kiri), menyerahkan hasil produksi batch pertama probiotik pupuk organik cair kepada Bupati Fakfak Samaun Dahlan di Kantor Distrik Tomage, Kabupaten Fakfak, Selasa (22/9/2026). (Foto: Papuabaratnews.id/HO/TEP Unpad)
banner 120x600

Inovasi memanfaatkan daun bambu, daun gamal, bonggol pisang, dan air cucian beras sebagai alternatif mendukung kemandirian petani.

Papuabaratnews.id, Fakfak — Tim Ekspedisi Patriot Universitas Padjadjaran (Unpad) memperkenalkan inovasi probiotik pupuk organik cair berbahan baku lokal kepada Bupati Fakfak Samaun Dahlan di Kantor Distrik Tomage, Kabupaten Fakfak, Selasa (22/9/2026).

banner 325x300

Inovasi teknologi tepat guna tersebut dikembangkan Tim 9 Ekspedisi Patriot Unpad yang diketuai Roffi Grandiosa Herman dengan anggota Erif Adila, Elva Yenizar, Fajar Falahuddin, Anggia Dian, dan Fahmi Abdul Halim.

Tim memanfaatkan sejumlah bahan alam yang mudah ditemukan di lingkungan masyarakat Distrik Bomberay, antara lain daun bambu, daun gamal, bonggol pisang, serta air cucian beras untuk menghasilkan probiotik pupuk organik cair.

Pengembangan inovasi tersebut menjadi salah satu upaya menghadirkan alternatif input pertanian dengan memanfaatkan sumber daya lokal. Hal itu dinilai relevan dengan kondisi masyarakat di wilayah Bomberay dan Tomage yang sebagian besar menggantungkan kehidupan pada sektor pertanian dan peternakan.

Masyarakat di wilayah tersebut masih menghadapi sejumlah tantangan dalam memperoleh sarana produksi pertanian, terutama keterbatasan akses terhadap pupuk. Harga pupuk yang relatif tinggi serta terbatasnya ketersediaan pupuk bersubsidi menjadi tantangan tersendiri, terutama bagi masyarakat yang bermukim jauh dari pusat distribusi.

Melalui pemanfaatan bahan alam yang mudah ditemukan di lingkungan sekitar, Tim 9 Ekspedisi Patriot Unpad berupaya mengolah potensi lokal menjadi produk yang memiliki nilai guna bagi masyarakat.

Probiotik pupuk organik cair tersebut diharapkan menjadi salah satu alternatif untuk mendukung pertanian yang lebih mandiri dan berkelanjutan, sekaligus mengurangi ketergantungan petani terhadap sarana produksi yang sulit diperoleh.

Dalam pertemuan tersebut, Erif Adila mewakili Tim 9 Ekspedisi Patriot Unpad menyerahkan hasil produksi batch pertama probiotik pupuk organik cair kepada Bupati Fakfak Samaun Dahlan.

Penyerahan produk tersebut sekaligus menjadi pengenalan dan dokumentasi awal inovasi yang telah dikembangkan tim selama pelaksanaan program Ekspedisi Patriot Unpad di Kabupaten Fakfak.

Bupati Samaun menyambut baik dan mengapresiasi inovasi yang dikembangkan Tim 9 Ekspedisi Patriot Unpad. Ia berharap produk tersebut terus dikembangkan sehingga dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya petani di wilayah Bomberay dan Tomage.

Pertemuan tersebut juga menjadi bagian dari sinergi antara Tim Ekspedisi Patriot Unpad dan Pemerintah Kabupaten Fakfak dalam mendorong pengembangan inovasi berbasis potensi lokal.

Ke depan, probiotik pupuk organik cair tersebut diharapkan terus diuji, dikembangkan, dan disempurnakan sehingga manfaatnya semakin luas serta dapat mendukung penguatan sektor pertanian di Kabupaten Fakfak. (pbn)

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *