Ia berpesan peserta tidak hanya menjaga nama baik daerah, tetapi juga memperkenalkan budaya, adat istiadat, dan potensi Pegaf di ajang Pramuka tingkat nasional.
Papuabaratnews.id, Manokwari — Kontingen Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Kabupaten Pegunungan Arfak (Pegaf) diminta tidak hanya berprestasi dalam kegiatan kepramukaan, tetapi juga menjadi duta budaya daerah pada Jambore Nasional (Jamnas) XII Tahun 2026 di Bumi Perkemahan Cibubur, Jawa Barat.
Pesan tersebut disampaikan Ketua Kwarcab Gerakan Pramuka Pegunungan Arfak, Deny Agustinus Ngutra, usai mengikuti Apel Pelepasan Kontingen Jamnas XII yang dipimpin Ketua Kwartir Daerah (Kwarda) Gerakan Pramuka Papua Barat, Mohamad Lakotani, di Lapangan Upacara Bumi Perkemahan Pramuka Arowi, Manokwari, Rabu (5/8/2026).
Deny menegaskan para peserta membawa nama baik Kabupaten Pegunungan Arfak sekaligus Papua Barat di ajang kepramukaan tingkat nasional. Karena itu, setiap anggota kontingen diminta menjaga sikap, disiplin, dan menunjukkan karakter Pramuka yang berintegritas.
Namun lebih dari itu, kata Deny, keikutsertaan dalam Jambore Nasional harus dimanfaatkan untuk memperkenalkan kekayaan budaya dan potensi daerah kepada peserta dari seluruh Indonesia.
“Jadilah duta budaya, adat istiadat, dan perkenalkan potensi yang ada di Pegunungan Arfak di tingkat nasional melalui Jambore Nasional,” pesannya.
Ia juga mengingatkan seluruh peserta agar mematuhi aturan selama kegiatan, membangun persahabatan dengan kontingen dari berbagai provinsi, serta menjadikan Jambore Nasional sebagai ruang belajar, berkarya, dan mengembangkan kepemimpinan.
“Jaga nama baik daerah, patuhi seluruh aturan selama kegiatan, bangun persahabatan dengan peserta dari seluruh Indonesia, dan jadikan Jambore Nasional sebagai wadah untuk belajar, berkarya, serta mengembangkan kepemimpinan,” ujarnya.
Deny memberikan apresiasi kepada para pembina yang telah mempersiapkan kontingen melalui proses seleksi dan pembinaan sehingga mampu mewakili Pegunungan Arfak pada kegiatan nasional tersebut.
Menurutnya, pengalaman yang diperoleh peserta selama mengikuti Jamnas diharapkan dapat menjadi bekal untuk mengembangkan Gerakan Pramuka di daerah sekaligus memperluas wawasan kebangsaan generasi muda.
Ia menilai keikutsertaan dalam Jambore Nasional bukan sekadar mengikuti kegiatan kepramukaan, tetapi merupakan investasi dalam membentuk generasi muda yang berkarakter, mandiri, berjiwa kepemimpinan, dan memiliki semangat persatuan.
Kontingen Kwarcab Pegunungan Arfak mengirimkan 16 peserta, terdiri atas dua regu, yakni satu regu putra dan satu regu putri, yang didampingi lima orang pembina untuk mengikuti Jambore Nasional XII Tahun 2026. (pbn)







