Papuabaratnews.id, Jayapura – Komitmen PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Maluku dan Papua (UIP MPA) dalam mendukung transisi energi dan membangun budaya kerja berkelanjutan terus menunjukkan hasil positif.
Melalui program Clean Energy Day yang dilaksanakan secara konsisten selama 11 pekan, sejak 10 April hingga 3 Juli 2026, PLN UIP MPA berhasil menekan emisi karbon hingga 1.820 kilogram CO₂e.
Program yang digelar setiap hari Jumat ini mengajak seluruh insan PLN UIP MPA untuk mengurangi penggunaan kendaraan berbahan bakar fosil dengan beralih ke moda transportasi yang lebih ramah lingkungan. Berjalan kaki dan bersepeda menjadi pilihan utama pegawai, disusul penggunaan kendaraan listrik serta transportasi umum sebagai bagian dari upaya menekan emisi karbon dalam aktivitas sehari-hari.
Selama 11 pekan pelaksanaan, tercatat 1.004 aktivitas atau kontributor yang berpartisipasi dalam gerakan tersebut. Dari keseluruhan aktivitas itu, total jarak tempuh mencapai 9.989 kilometer, sehingga mampu mengurangi emisi karbon sebesar 1.820 kg CO₂e sekaligus menghemat konsumsi bahan bakar hingga 1.251 liter.
Selain memberikan dampak positif bagi lingkungan, program ini juga menghadirkan efisiensi dari sisi ekonomi. Perubahan perilaku menuju gaya hidup rendah emisi dinilai tidak hanya berkontribusi terhadap kelestarian lingkungan, tetapi juga mampu menekan biaya operasional.

General Manager PLN UIP MPA, Raja Muda Siregar, mengatakan Clean Energy Day merupakan bagian dari transformasi budaya perusahaan yang menempatkan keberlanjutan sebagai nilai yang diwujudkan dalam aktivitas sehari-hari, bukan sekadar slogan.
“Keberhasilan Clean Energy Day selama sebelas pekan membuktikan bahwa perubahan besar selalu diawali oleh langkah-langkah kecil yang dilakukan secara konsisten. Kami sangat mengapresiasi semangat seluruh insan PLN UIP MPA yang telah menjadikan berjalan kaki, bersepeda, menggunakan transportasi umum maupun kendaraan listrik sebagai bagian dari budaya kerja. Angka-angka yang kami capai hari ini sesungguhnya merepresentasikan kepedulian dan komitmen kolektif seluruh pegawai terhadap masa depan lingkungan,” ujar Raja.
Menurutnya, pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan yang dilakukan PLN harus berjalan seiring dengan perubahan perilaku seluruh insan perusahaan dalam mendukung agenda transisi energi nasional.
“PLN tidak hanya membangun pembangkit dan jaringan listrik yang lebih hijau, tetapi juga membangun budaya kerja yang selaras dengan prinsip keberlanjutan. Melalui gerakan ini, kami ingin menunjukkan bahwa setiap individu memiliki peran penting dalam mengurangi emisi. Ketika ratusan pegawai melakukan aksi sederhana secara bersama-sama, dampaknya menjadi nyata, terukur, dan memberikan inspirasi bagi lingkungan sekitar,” tambahnya.

Raja berharap semangat yang telah terbangun selama 11 pekan itu dapat terus berlanjut dan menjadi kebiasaan dalam kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan kerja maupun di tengah masyarakat.
“Harapan kami, Clean Energy Day tidak berhenti sebagai program internal, tetapi berkembang menjadi gerakan bersama yang menginspirasi keluarga pegawai, mitra kerja, dan masyarakat luas. Setiap langkah tanpa emisi merupakan investasi untuk masa depan bumi. Jika dilakukan secara konsisten oleh semakin banyak orang, maka kontribusinya terhadap pengurangan emisi akan semakin besar dan menjadi bagian penting dalam mewujudkan target Net Zero Emissions Indonesia,” tutup Raja.
Melalui Clean Energy Day, PLN UIP MPA menegaskan komitmennya dalam mendukung target Net Zero Emissions, memperkuat implementasi prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG), serta membangun budaya kerja yang lebih sehat, efisien, adaptif, dan berkelanjutan. (pbn)







