Papuabaratnews.id, Seram Bagian Barat — PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Maluku dan Papua (UIP MPA) terus menunjukkan komitmennya dalam menghadirkan manfaat bagi masyarakat melalui Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL). Kali ini, komitmen tersebut diwujudkan melalui peningkatan infrastruktur digital di SMA PGRI 2 Kairatu guna mendukung proses pembelajaran yang lebih adaptif terhadap perkembangan teknologi.
Program Peningkatan Infrastruktur Digital SMA PGRI 2 Kairatu secara resmi diserahkan pada Rabu (24/6/2026). Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya PLN UIP MPA dalam mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui penyediaan sarana pembelajaran berbasis teknologi yang mampu menjawab tantangan dunia pendidikan di era digital.
Bantuan yang disalurkan meliputi lima unit laptop, lima unit proyektor, lima unit printer, pemasangan jaringan internet WiFi, serta penyambungan listrik. Bantuan tersebut diharapkan dapat mengoptimalkan proses belajar mengajar, memperluas akses terhadap sumber belajar digital, serta mendorong pemanfaatan teknologi dalam kegiatan pendidikan di lingkungan sekolah.
Sebanyak 20 guru dan 143 siswa menjadi penerima manfaat langsung dari program ini. Kehadiran perangkat pembelajaran digital beserta akses internet yang lebih baik diharapkan mampu meningkatkan efektivitas proses belajar mengajar, memperkaya metode pembelajaran, serta membuka kesempatan bagi para siswa untuk mengembangkan kemampuan literasi digital sebagai bekal menghadapi dunia pendidikan maupun dunia kerja di masa mendatang.
Kepala SMA PGRI 2 Kairatu, Marthinus Tomatala, S.Pd., menyampaikan apresiasi atas kepedulian PLN terhadap peningkatan kualitas pendidikan di sekolah yang dipimpinnya. Menurutnya, bantuan tersebut tidak hanya melengkapi kebutuhan sarana pembelajaran, tetapi juga menjadi motivasi bagi seluruh warga sekolah untuk terus meningkatkan kualitas proses belajar mengajar.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada PLN UIP Maluku dan Papua atas perhatian dan dukungan yang diberikan kepada SMA PGRI 2 Kairatu. Bantuan ini menjadi penyemangat bagi kami untuk terus mengembangkan pembelajaran berbasis teknologi. Dengan fasilitas yang lebih memadai, kami optimistis guru dapat lebih kreatif dalam mengajar dan siswa memperoleh pengalaman belajar yang lebih menarik serta relevan dengan perkembangan zaman,” ujarnya.
General Manager PLN UIP MPA, Raja Muda Siregar, mengatakan pembangunan infrastruktur energi harus berjalan seiring dengan pembangunan kualitas sumber daya manusia. Menurutnya, pendidikan merupakan salah satu investasi jangka panjang yang akan menentukan daya saing bangsa di masa depan.
“PLN percaya bahwa listrik bukan hanya menghadirkan terang, tetapi juga membuka jalan bagi lahirnya lebih banyak kesempatan. Melalui Program Peningkatan Infrastruktur Digital SMA PGRI 2 Kairatu, kami ingin memastikan bahwa akses terhadap teknologi dapat dimanfaatkan secara optimal untuk meningkatkan kualitas pendidikan. Kami berharap program ini mampu menciptakan lingkungan belajar yang lebih inovatif, memperkuat kompetensi digital generasi muda, serta melahirkan sumber daya manusia unggul yang siap berkontribusi bagi pembangunan daerah maupun Indonesia,” ujar Raja. (pbn)







