PLN UIP MPA Dorong Taman Inspirasi Waibu Jadi Pusat Edukasi Hortikultura Berkelanjutan

Perwakilan PLN UIP MPA bersama komunitas pengelola meninjau tanaman hortikultura yang dibudidayakan dengan sistem irigasi sprinkler otomatis di Taman Inspirasi Waibu, Kabupaten Jayapura. (Dok. PLN UIP MPA)
banner 120x600

Papuabaratnews.id, Kabupaten Jayapura — PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Maluku dan Papua (UIP MPA) terus memperkuat perannya dalam pemberdayaan masyarakat melalui Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL).

Salah satunya diwujudkan lewat pengembangan Taman Inspirasi Waibu sebagai pusat edukasi dan budidaya hortikultura berkelanjutan berbasis teknologi irigasi otomatis.

banner 325x300

Pengukuran dampak dilakukan menggunakan metode Social Return on Investment (SROI) dan Indeks Kepuasan Masyarakat (IKM). Hasilnya menunjukkan bahwa program ini memberikan manfaat sosial dan ekonomi yang signifikan bagi komunitas pengelola maupun masyarakat sekitar.

Berdasarkan analisis SROI, Program Pengembangan Taman Inspirasi Waibu mencatat rasio 1:1,72, yang berarti setiap Rp1 investasi TJSL PLN mampu menghasilkan manfaat sosial dan ekonomi senilai Rp1,72. Capaian ini mencerminkan efektivitas program dalam menciptakan nilai tambah yang berkelanjutan.

Tampak gerbang dan area Taman Inspirasi Waibu Agro Edu Tourism yang dikembangkan sebagai pusat edukasi dan pemberdayaan masyarakat berbasis pertanian berkelanjutan. (Dok. PLN UIP MPA)

Sementara itu, hasil pengukuran IKM menunjukkan skor 98,54 dengan kategori “Sangat Baik”. Tingginya tingkat kepuasan masyarakat tersebut mencerminkan kesesuaian program dengan kebutuhan komunitas, keandalan sistem irigasi sprinkler otomatis, serta manfaat langsung yang dirasakan dalam mendukung aktivitas budidaya dan pembelajaran di kawasan Taman Inspirasi Waibu.

Penerapan sistem irigasi sprinkler otomatis berperan penting dalam meningkatkan efisiensi pengelolaan lahan hortikultura. Sistem ini mampu menjaga distribusi air secara merata, menghemat waktu perawatan, serta mendukung pertumbuhan tanaman yang lebih optimal. Dampak lanjutannya terlihat pada peningkatan produktivitas tanaman sekaligus penguatan fungsi Taman Inspirasi Waibu sebagai sarana edukasi pertanian ramah lingkungan bagi masyarakat dan pelajar.

Koordinator Komunitas Kitorang, Marthinus Numberi, menyampaikan bahwa dukungan PLN melalui program TJSL telah memberikan nilai tambah yang nyata bagi pengembangan Taman Inspirasi Waibu.

“Dengan adanya sistem irigasi sprinkler otomatis, pengelolaan tanaman menjadi lebih mudah dan teratur. Taman Inspirasi Waibu kini tidak hanya menjadi ruang hijau, tetapi juga sarana belajar dan berbagi pengetahuan tentang budidaya hortikultura yang lebih efektif dan berkelanjutan,” ujar Marthinus.

Ia juga mengapresiasi langkah PLN yang melakukan pengukuran dampak secara terukur sebagai bentuk akuntabilitas serta komitmen terhadap keberlanjutan program.

Suasana kegiatan kunjungan dan diskusi di kawasan Taman Inspirasi Waibu, yang menjadi ruang belajar pertanian ramah lingkungan bagi masyarakat dan pelajar. (Dok. PLN UIP MPA)

Sementara itu, General Manager PLN UIP MPA, Nur Hardiyanto, menegaskan bahwa hasil pengukuran SROI dan IKM menjadi bukti nyata keberhasilan program TJSL PLN dalam menjawab kebutuhan masyarakat.

“Nilai SROI sebesar 1:1,72 dan skor IKM 98,54 menunjukkan bahwa Program Pengembangan Taman Inspirasi Waibu memberikan dampak positif yang dirasakan langsung oleh komunitas. PLN berkomitmen untuk terus menghadirkan program TJSL yang tidak hanya membangun fasilitas, tetapi juga menciptakan nilai tambah yang berkelanjutan,” jelasnya.

Lebih lanjut, Nur Hardiyanto menyampaikan bahwa hasil evaluasi ini akan menjadi dasar bagi PLN dalam mengembangkan dan mereplikasi program serupa di wilayah lain.

“Pengukuran berbasis SROI dan IKM menjadi pijakan penting bagi PLN dalam menyempurnakan program pemberdayaan masyarakat agar semakin tepat sasaran, adaptif, dan berdampak jangka panjang,” tambahnya.

Melalui Program Pengembangan Taman Inspirasi Waibu, PLN UIP MPA menegaskan perannya sebagai mitra pembangunan yang tidak hanya menghadirkan infrastruktur ketenagalistrikan, tetapi juga mendukung penguatan kapasitas masyarakat, pelestarian lingkungan, serta pengembangan ruang edukasi berbasis pertanian berkelanjutan di Papua. (*)

 

*Artikel ini merupakan kerja sama antara PapuaBaratNews dan PLN

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *