Ekonomi Papua Barat 2025 Diprediksi Tembus 5,9 Persen

Kepala Bank Indonesia Perwakilan Provinsi Papua Barat Setian memaparkan Outlook Perekonomian Papua Barat dan Papua Barat Daya saat Pertemuan Tahunan Bank Indonesia (PTBI) 2024 di Manokwari, pada Selasa (3/11/2024). (PBNEWS/Sam Sirken)
banner 120x600

Papuabaratnews.id, Manokwari – Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Papua Barat menggelar Pertemuan Tahunan Bank Indonesia (PTBI) 2024 pada Selasa (3/11/2024).

Acara yang dihadiri oleh Pj Sekretaris Daerah Provinsi Papua Barat Jacob Fonataba,  Forkopimda Papua Barat, serta perwakilan dari OPD, perbankan, akademisi, pelaku usaha, media, dan instansi lainnya ini menjadi ajang penting untuk membahas kondisi ekonomi nasional dan regional, serta arah kebijakan ke depan.

banner 325x300

Dalam PTBI yang juga disaksikan secara daring, Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menyampaikan pentingnya sinergi sebagai kunci keberhasilan ekonomi nasional di tengah ketidakpastian global.

Ia menegaskan bahwa posisi Indonesia sangat strategis dalam pembangunan ekonomi, namun tetap harus waspada terhadap tantangan geopolitik dunia.

“Peran sektor keuangan sangat penting dalam menjaga kepercayaan rakyat dan mendukung perekonomian bangsa,” ujar Presiden.

Gubernur Bank Indonesia, Perry Warjiyo, menekankan solidnya kinerja ekonomi nasional sepanjang 2024 meskipun dihadapkan pada ketidakpastian global.

Ia menggarisbawahi perlunya penguatan sinergi pada lima area utama, yakni stabilitas makroekonomi, peningkatan permintaan domestik, produktivitas ekonomi, pendalaman keuangan, dan digitalisasi sistem pembayaran serta ekonomi keuangan digital.

Optimisme Ekonomi Papua Barat

Dari sisi regional, Kepala Perwakilan BI Papua Barat, Setian, mengungkapkan optimisme terhadap perekonomian Papua Barat yang diproyeksikan tumbuh di kisaran 14,7 persen – 15,5 persen pada 2024 dan meningkat ke 5,1 persen-5,9 persen pada 2025.

Proyeksi ini menunjukkan prospek yang cerah bagi perekonomian Papua Barat, didorong oleh berbagai sektor strategis yang terus berkembang.

“Proyeksi ini didukung oleh potensi besar Papua Barat dalam mendorong ekonomi domestik, meskipun tantangan global tetap ada. Inflasi di Papua Barat diperkirakan terkendali dalam rentang target nasional sebesar 2,5±1 persen,” ujarnya.

Menurut Setian, pencapaian ini membutuhkan sinergi yang kuat antara pemerintah daerah, pelaku usaha, dan masyarakat. Fokus utama diarahkan pada optimalisasi sektor unggulan, seperti pertambangan dan industri pengolahan, serta mendorong investasi yang inklusif dan berkelanjutan.

Ia menekankan pentingnya sinergi demi menjaga perekonomian nasional dan daerah melalui kerja sama dengan mitra strategis. Tiga langkah yang perlu diupayakan antara lain:

Pertama, Peningkatan belanja daerah dan pengendalian inflasi. Bank Indonesia berfokus pada percepatan dan optimalisasi belanja daerah untuk mendukung pertumbuhan ekonomi serta pengendalian inflasi di daerah demi kesejahteraan masyarakat.

Kedua, Koordinasi kebijakan dengan mitra strategis. Bank Indonesia memperkuat koordinasi kebijakan antara pemerintah pusat, daerah, dan mitra strategis, termasuk Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID). Tujuannya adalah pengendalian inflasi dengan memaksimalkan program Gerakan Nasional Pengendalian Inflasi Pangan (GNPIP).

Ketiga, Reformasi struktural berkelanjutan. Strategi ini bertujuan meningkatkan daya saing ekonomi daerah, khususnya melalui hilirisasi, peningkatan kualitas tenaga kerja, perluasan pembayaran digital, pengembangan ekonomi syariah dan UMKM, serta mendukung sektor pariwisata.

Setian mengingatkan bahwa keberhasilan target pertumbuhan ekonomi Papua Barat akan sangat bergantung pada komitmen bersama semua pihak.

“Kita perlu memastikan bahwa seluruh program dan kebijakan benar-benar berdampak langsung pada peningkatan kesejahteraan masyarakat Papua Barat,” tegasnya.

Dengan langkah-langkah ini, diharapkan Papua Barat tidak hanya mencapai angka pertumbuhan yang tinggi, tetapi juga menciptakan pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan. (sem)

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *