banner 468x60

Berita  

TEP Unpad Siapkan Irigasi Mikro untuk Percontohan Pakan Ternak di Fakfak

Tim Ekspedisi Patriot Unpad Kelompok 2 bersama personel Yon TP 808 berfoto dalam kegiatan penyerahan sarana irigasi mikro dan bibit tanaman pakan ternak di Fakfak, Senin (26/10/2026). Program ini mendukung penyiapan lahan percontohan pertanian dan peternakan di kawasan transmigrasi Bomberay–Tomage. (Foto: Dok. TEP Unpad)
banner 120x600

Sarana penyiraman dan bibit tanaman pakan diserahkan kepada Yon TP 808. Lahan percontohan diarahkan untuk mendukung pengembangan pertanian dan peternakan di kawasan transmigrasi Bomberay–Tomage.

Papuabaratnews.id, Fakfak – Tim Ekspedisi Patriot Universitas Padjadjaran (Unpad) Kelompok 2 menyerahkan sarana irigasi mikro dan bibit tanaman pakan ternak di lingkungan Yon TP 808 Fakfak, Senin (26/10/2026). Fasilitas tersebut menjadi langkah awal penyiapan lahan percontohan penyediaan pakan bagi kawasan transmigrasi Bomberay–Tomage.

banner 325x300

Penyerahan yang dihadiri Komandan Batalyon Letkol Ahmad itu diarahkan untuk mendukung budidaya tanaman pakan dengan pengelolaan air yang lebih terencana. Melalui irigasi mikro, kebutuhan air tanaman diharapkan tidak hanya bergantung pada curah hujan, terutama saat memasuki musim kemarau.

Sistem penyiraman telah terpasang di area tanaman. Sarana tersebut disiapkan untuk membantu menjaga ketersediaan air sekaligus mendukung pemeliharaan tanaman pakan di lahan percontohan.

Berdasarkan keterangan tertulis tim, kerja sama dengan Yon TP 808 mencakup rencana pengembangan praktik pertanian dan peternakan terpadu. Lahan tersebut diharapkan menjadi tempat pembelajaran bagi masyarakat di sekitar kawasan transmigrasi.

Melalui percontohan ini, masyarakat dapat mempelajari penyiapan pakan secara lebih terencana, mulai dari pengelolaan air hingga pemeliharaan tanaman.

Sistem irigasi mikro menyiram tanaman di lahan percontohan pakan ternak di lingkungan Yon TP 808 Fakfak. Sarana tersebut disiapkan untuk membantu memenuhi kebutuhan air tanaman, terutama saat memasuki musim kemarau. (Foto: Dok. TEP Unpad)

Sejumlah tanaman yang masuk dalam rencana pengembangan meliputi rumput odot super, indigofera, kaliandra, dan Brachiaria humidicola.

Apabila budidaya berjalan sesuai rencana, lahan tersebut berpotensi menjadi salah satu sumber bibit tanaman pakan bagi masyarakat. Namun, kapasitas produksi dan mekanisme penyalurannya masih perlu ditetapkan.

Selain tanaman pakan, tim memasukkan pepaya sebagai komoditas yang akan dikaji pemanfaatannya. Kajian tersebut mencakup peluang pemanfaatan untuk pertanian dan peternakan serta pengolahan lanjutan.

Salah satu gagasan yang dijajaki ialah pemanfaatan getah pepaya sebagai sumber papain. Rencana ini masih berada pada tahap inisiasi dan belum menjadi unit usaha yang beroperasi.

Dalam jangka panjang, Yon TP 808 diharapkan dapat mengelola lahan percontohan yang sesuai dengan kebutuhan pertanian dan peternakan masyarakat Bomberay–Tomage.

Keberlanjutan program tersebut bergantung pada pemeliharaan sarana irigasi, ketersediaan sumber air, serta pengelolaan tanaman setelah penyerahan fasilitas.  (pbn)

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *