Papuabaratnews.id, Ambon – PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Maluku dan Papua (UIP MPA) kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) di wilayah operasional perusahaan melalui Program Pemberdayaan Pemuda Teluk Elpaputih dengan Pelatihan Satpam Bersertifikat.
Sebanyak 15 pemuda asal Teluk Elpaputih, Kabupaten Maluku Tengah, resmi dinyatakan lulus dan menerima sertifikat kompetensi setelah mengikuti pelatihan selama 11 hari, mulai 29 Juni hingga 9 Juli 2026 di Ambon.
Pelatihan tersebut diselenggarakan oleh PT Amboina Jaya Mandiri bekerja sama dengan Direktorat Binmas Polda Maluku sebagai lembaga yang berwenang dalam pembinaan profesi Satuan Pengamanan (Satpam).
Seluruh peserta dinyatakan memenuhi standar kompetensi dan memperoleh sertifikat yang dapat digunakan sebagai bekal untuk memasuki dunia kerja sebagai tenaga keamanan profesional.

Program ini menjadi bagian dari komitmen PLN UIP MPA dalam menciptakan SDM lokal yang memiliki kompetensi, disiplin, integritas, dan daya saing di pasar kerja.
Selama mengikuti pelatihan, peserta dibekali berbagai materi, mulai dari pembentukan karakter, kedisiplinan, pengamanan objek vital, pelayanan prima, penanganan keadaan darurat, bela diri dasar, hingga etika profesi sesuai standar kompetensi Satpam.
Pelaksana Tugas Wakil Direktur Binmas Polda Maluku, Komisaris Polisi Johanis Hothoruw, mengapresiasi inisiatif PLN UIP MPA yang menghadirkan pelatihan bersertifikat bagi masyarakat.
Menurut dia, kolaborasi tersebut menjadi contoh sinergi yang baik antara dunia usaha dan kepolisian dalam meningkatkan kualitas SDM.
“Pelatihan ini bukan sekadar memberikan keterampilan teknis, tetapi juga membentuk karakter, kedisiplinan, dan tanggung jawab sebagai seorang anggota Satuan Pengamanan. Sertifikat yang diterima hari ini merupakan pengakuan atas kompetensi yang telah dimiliki para peserta,” ujarnya.
Salah seorang peserta, Sammi Maruanaya, mengaku bersyukur dapat mengikuti pelatihan hingga memperoleh sertifikat kompetensi.
Menurutnya, pelatihan tersebut memberikan banyak pengetahuan baru sekaligus meningkatkan kepercayaan diri untuk bersaing di dunia kerja.
“Kami sangat bersyukur dapat mengikuti pelatihan ini hingga akhirnya menerima sertifikat. Selama sebelas hari kami belajar banyak hal, mulai dari kedisiplinan, tanggung jawab, hingga keterampilan yang sebelumnya belum pernah kami miliki. Sertifikat ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus berkembang dan menjadi bekal dalam mencari pekerjaan,” kata Sammi.

General Manager PLN UIP MPA, Raja Muda Siregar, mengatakan pembangunan tidak hanya diwujudkan melalui penyediaan infrastruktur ketenagalistrikan, tetapi juga melalui investasi pada peningkatan kualitas manusia sebagai penggerak pembangunan daerah.
Menurutnya, sertifikat yang diterima para peserta menjadi simbol lahirnya generasi muda yang memiliki kompetensi, disiplin, dan kepercayaan diri untuk bersaing di dunia kerja.
“Kami berharap ilmu dan sertifikasi yang diperoleh dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya, membuka lebih banyak peluang kerja, meningkatkan kesejahteraan keluarga, serta menginspirasi pemuda lainnya untuk terus mengembangkan kapasitas diri,” ujar Raja.
Melalui program tersebut, PLN UIP MPA menegaskan komitmennya untuk terus menciptakan nilai tambah bagi masyarakat di sekitar wilayah operasional perusahaan melalui pengembangan kapasitas dan pemberdayaan SDM lokal. (pbn)







