Sebanyak 16 peserta dari empat SMP menjalani karantina sejak 25 Juli sebelum bertolak bersama kontingen Papua Barat pada 5 Agustus.
Papuabaratnews.id, Kab. Pegunungan Arfak –- Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Kabupaten Pegunungan Arfak terus mematangkan persiapan menjelang keikutsertaan dalam Jambore Nasional 2026 yang akan berlangsung di Bumi Perkemahan Cibubur, Jakarta, pada 14 Agustus 2026.
Sebanyak dua regu, terdiri atas satu regu putra dan satu regu putri, disiapkan untuk mewakili daerah tersebut dalam ajang kepramukaan tingkat nasional itu.
Ketua Kwarcab Pegunungan Arfak, Deny Agustinus Ngutra, mengatakan kontingen Pegunungan Arfak diperkuat 16 peserta yang berasal dari empat sekolah menengah pertama (SMP) di wilayah tersebut.
“Peserta berasal dari SMP Negeri 1 Anggi, SMP Negeri 12 Tridaga, SMP Negeri 4 Taige, dan SMP Negeri 2 Minyambouw. Masing-masing sekolah mengirimkan empat siswa yang terdiri atas dua putra dan dua putri, sehingga terbentuk satu regu putra dan satu regu putri,” ujar Deny.
Selain peserta, Kwarcab juga menyiapkan lima orang pembina yang berasal dari kalangan guru. Dukungan lain turut disiapkan, mulai dari tenaga medis, dokter pendamping, hingga personel keamanan dari Polsek/Polres Anggi guna memastikan seluruh rangkaian keberangkatan dan kegiatan berjalan lancar.
Menurut Deny, seluruh peserta dan pembina telah memasuki masa karantina sejak 25 Juli 2026. Program tersebut akan berlangsung hingga 4 Agustus sebagai bagian dari pemusatan latihan sebelum keberangkatan ke Jakarta.
Selama karantina, para peserta dibina di Bumi Perkemahan Arowi, Manokwari, dengan dukungan Kwartir Daerah (Kwarda) Gerakan Pramuka Provinsi Papua Barat. Mereka mendapatkan pembekalan berbagai keterampilan kepramukaan, mulai dari tali-temali hingga materi teknis lainnya yang akan menjadi bekal saat mengikuti kegiatan di Cibubur.
“Harapannya, ketika tampil di Jambore Nasional nanti, anak-anak sudah memiliki kemampuan kepramukaan yang kuat dan siap mengikuti seluruh rangkaian kegiatan,” katanya.
Kontingen Pegunungan Arfak dijadwalkan bertolak menuju Cibubur pada 5 Agustus 2026 bersama kontingen Provinsi Papua Barat dan kabupaten lainnya menggunakan kapal Pelni.
Deny juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Pegunungan Arfak, khususnya Bupati Pegunungan Arfak selaku Ketua Majelis Pembimbing Cabang (Mabicab), atas dukungan anggaran yang memungkinkan daerah tersebut berpartisipasi dalam Jambore Nasional.
Ia menilai keikutsertaan tahun ini menjadi tonggak penting bagi perkembangan Gerakan Pramuka di Pegunungan Arfak karena merupakan partisipasi perdana kabupaten tersebut pada Jambore Nasional.
“Ini menjadi awal yang baik bagi kegiatan kepramukaan di Kabupaten Pegunungan Arfak. Kami berharap pengalaman ini dapat memotivasi generasi muda untuk terus mengembangkan karakter, kedisiplinan, dan jiwa kepemimpinan melalui Gerakan Pramuka,” ujarnya. (pbn)







