Bupati Halmahera Barat Dukung Percepatan Pembebasan Lahan SUTT 150 kV Jailolo–Malifut

Bupati Halmahera Barat James Uang (kedua kanan) berfoto bersama Manager PLN UPP MPA 2 Mohammad Fendra Herinansah (kedua kiri) usai pertemuan membahas percepatan pembebasan Right of Way (RoW) pembangunan SUTT 150 kV Jailolo–Malifut di Halmahera Barat. (Foto: PLN UIP MPA)
banner 120x600

Papuabaratnews.id, Halmahera Barat – Pemerintah Kabupaten Halmahera Barat menyatakan komitmen penuh mendukung percepatan pembebasan Right of Way (RoW) untuk pembangunan Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT) 150 kV Jailolo–Malifut guna meningkatkan keandalan pasokan listrik di wilayah Maluku Utara.

Komitmen tersebut mengemuka dalam pertemuan antara PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Maluku dan Papua (UIP MPA) melalui Unit Pelaksana Proyek Maluku dan Papua 2 (UPP MPA 2) dengan Bupati Halmahera Barat, Pemerintah Kabupaten Halmahera Barat, serta Dinas Pertanian setempat pada 15–16 Juli 2026.

banner 325x300

Pertemuan itu membahas percepatan proses pembebasan RoW, termasuk dukungan pemerintah daerah melalui penerbitan Keputusan Bupati sebagai salah satu landasan pelaksanaan kegiatan di lapangan.

Bupati Halmahera Barat James Uang mengatakan pembangunan SUTT 150 kV Jailolo–Malifut merupakan proyek strategis yang akan memperkuat sistem kelistrikan sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi daerah.

“Saat ini kondisi kelistrikan di Halmahera Barat masih perlu terus diperkuat. Dengan pembangunan SUTT 150 kV Jailolo–Malifut ini, kami berharap prosesnya berjalan lancar sehingga mampu meningkatkan keandalan pasokan listrik bagi masyarakat,” kata James.

Ia menegaskan Pemerintah Kabupaten Halmahera Barat siap memberikan dukungan administratif maupun teknis agar seluruh tahapan proyek dapat berjalan sesuai rencana.

“Apabila terdapat kebutuhan terkait administrasi maupun hal-hal teknis yang memerlukan dukungan pemerintah daerah, kami siap membantu. Kami berharap seluruh proses dapat dilaksanakan melalui koordinasi dan komunikasi yang baik antara PLN, pemerintah daerah, dan masyarakat,” ujarnya.

Manager PLN UPP MPA 2 Mohammad Fendra Herinansah (tengah) bersama jajaran Pemerintah Kabupaten Halmahera Barat dan Dinas Pertanian membahas percepatan pembebasan RoW SUTT 150 kV Jailolo–Malifut sebagai bagian dari upaya meningkatkan keandalan pasokan listrik di Maluku Utara. (Foto: PLN UIP MPA)

Selain bertemu Bupati, PLN UPP MPA 2 juga melakukan koordinasi dengan jajaran Pemerintah Kabupaten Halmahera Barat dan Dinas Pertanian untuk menyelaraskan kebutuhan administrasi serta tahapan teknis pembebasan RoW.

Manager PLN UPP MPA 2 Mohammad Fendra Herinansah mengapresiasi dukungan yang diberikan Pemerintah Kabupaten Halmahera Barat terhadap percepatan pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan tersebut.

Menurutnya, sinergi antara PLN, pemerintah daerah, dan masyarakat menjadi faktor penting dalam memastikan seluruh tahapan pembebasan RoW dapat diselesaikan sesuai target.

“Kami mengapresiasi dukungan Bupati Halmahera Barat beserta seluruh jajaran pemerintah daerah. Koordinasi ini menjadi langkah penting untuk mempercepat pembebasan RoW, termasuk dukungan penerbitan Keputusan Bupati yang dibutuhkan dalam pelaksanaan kegiatan di lapangan,” kata Fendra.

Ia menambahkan, PLN akan terus mengedepankan koordinasi dan komunikasi dengan seluruh pemangku kepentingan agar pembangunan SUTT 150 kV Jailolo–Malifut dapat segera direalisasikan.

“Infrastruktur ini merupakan bagian dari upaya PLN menghadirkan sistem kelistrikan yang semakin andal sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi dan pembangunan di Maluku Utara, khususnya Halmahera Barat,” ujarnya. (pbn)

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *