banner 468x60 *** banner 468x60 ***

Disdik Pegaf Genjot Akuntabilitas BOSP dan Persiapan Akreditasi Sekolah

Plt. Kepala Dinas Pendidikan Pegaf, Deny Agustinus Ngutra didampingi pimpinan Dinas Pendidikan, dan peserta berfoto bersama usai pembukaan Sosialisasi Akreditasi Sekolah dan Bimtek Aplikasi Rencana Kegiatan dan Anggaran Sekolah (ARKAS) di Manokwari, Minggu (5/4/2026). (Papuabaratnews.id/Saam Sirken)
banner 120x600

Operator sekolah dibekali ARKAS dan akreditasi minimal C jadi target utama.

Papuabaratnews.id, Manokwari –- Dinas Pendidikan Kabupaten Pegunungan Arfak (Pegaf) menggelar Sosialisasi Akreditasi Sekolah dan Bimbingan Teknis (Bimtek) Aplikasi Rencana Kegiatan dan Anggaran Sekolah (ARKAS) bagi operator pengelola Dana Bantuan Operasional Satuan Pendidikan (BOSP).

banner 325x300

Kegiatan yang berlangsung pada 5–7 April 2026 di Manokwari ini diikuti oleh seluruh operator sekolah jenjang SD, SMP, hingga SMA/SMK se-Kabupaten Pegunungan Arfak.

Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Dinas Pendidikan Pegaf, Deny Agustinus Ngutra, ST, menegaskan, kegiatan ini merupakan langkah strategis untuk meningkatkan akuntabilitas dan transparansi dalam pengelolaan dana pendidikan, sekaligus mempersiapkan sekolah menghadapi proses penilaian akreditasi.

Plt. Kepala Dinas Pendidikan Pegaf, Deny Agustinus Ngutra memberikan arahan pada pembukaan Sosialisasi Akreditasi Sekolah dan Bimtek Aplikasi Rencana Kegiatan dan Anggaran Sekolah (ARKAS) di Manokwari, Minggu (5/4/2026). (Papuabaratnews.id/Saam Sirken)

“Kami sudah menghadirkan tim dari Badan Akreditasi Nasional supaya membantu sekolah-sekolah minimal bisa terakreditasi C,” ujar Deny saat membuka kegiatan tersebut di Manokwari, Minggu malam (5/4/2026).

Menurutnya, status akreditasi memiliki dampak penting terhadap aspek legalitas administrasi sekolah, khususnya dalam penerbitan ijazah bagi peserta didik.

Ia menjelaskan, sekolah yang belum terakreditasi akan mengalami kendala administratif karena harus menumpang penandatanganan ijazah di sekolah lain. Kondisi ini berpotensi menimbulkan keterlambatan layanan hingga konflik sosial di masyarakat.

“Kalau tidak terakreditasi, bukan berarti sekolah tutup. Tetapi penandatanganan ijazah harus menumpang di sekolah lain. Ini sering menimbulkan persoalan, mulai dari keterlambatan penerbitan ijazah hingga kesalahpahaman,” tegasnya.

Para Operator sekolah mengikuti pembukaan Sosialisasi Akreditasi Sekolah dan Bimtek Aplikasi Rencana Kegiatan dan Anggaran Sekolah (ARKAS) di Manokwari, Minggu (5/4/2026). (Papuabaratnews.id/Saam Sirken)

Dalam kegiatan ini, setiap satuan pendidikan diwajibkan mengirimkan satu orang operator untuk mengikuti seluruh rangkaian materi. Para peserta juga diingatkan agar disiplin dan mengikuti kegiatan hingga selesai.

Dinas Pendidikan Pegaf sudah menyediakan fasilitas pendukung bagi peserta selama kegiatan berlangsung, yang diharapkan dapat dimanfaatkan secara optimal dan bertanggung jawab.

“Saya minta seluruh peserta mengikuti kegiatan sampai selesai. Fasilitas sudah disiapkan, gunakan dengan baik,” ujar Deny.

Melalui kegiatan Bimtek ARKAS ini, diharapkan pengelolaan dan pelaporan Dana BOSP di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pegunungan Arfak semakin tertib, transparan, dan tepat sasaran, guna mendukung peningkatan mutu pendidikan di daerah tersebut. (pbn)

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *