Delapan dari 13 warga binaan muslim dinilai memenuhi syarat administratif dan substantif.
Papuabaratnews.id, Manokwari –- Lembaga Pemasyarakatan Perempuan (LPP) Kelas III Manokwari mengusulkan delapan warga binaan untuk memperoleh remisi khusus Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah setelah dinilai memenuhi syarat yang ditentukan.
Kepala LPP Kelas III Manokwari, Lince Bela, mengatakan delapan warga binaan tersebut merupakan bagian dari 13 narapidana beragama Islam yang diusulkan menerima remisi.
“Sedangkan lima orang lainnya belum memenuhi persyaratan sehingga tidak diusulkan,” ujar Lince di Manokwari, Senin (16/3/2026).
Ia menjelaskan, besaran remisi yang diusulkan bervariasi, yakni tiga orang mendapat pengurangan masa pidana 15 hari, tiga orang satu bulan, satu orang satu bulan 15 hari, dan satu orang lainnya dua bulan.
Menurut Lince, pemberian remisi merupakan bentuk penghargaan negara kepada narapidana yang menunjukkan perubahan perilaku positif selama menjalani masa pembinaan.
Usulan remisi tersebut diajukan melalui sistem terintegrasi Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan.
Setiap warga binaan, kata dia, wajib mengikuti berbagai program pembinaan, baik kerohanian maupun kemandirian. Program tersebut meliputi kegiatan pertanian, perkebunan, tata boga, pelatihan menjahit, hingga kerajinan khas Papua seperti merajut noken dan membatik.
“Semua itu menjadi bagian dari penilaian. Kalau ada pelanggaran, kami ajukan register F dan yang bersangkutan tidak diusulkan,” jelasnya.
Ia menambahkan, pihaknya juga terus meningkatkan layanan bagi warga binaan, termasuk menyediakan warung telekomunikasi khusus pemasyarakatan (wartelsuspas) agar warga binaan dapat berkomunikasi dengan keluarga maupun penasihat hukum secara gratis.
Fasilitas tersebut sekaligus menjadi langkah pengawasan untuk mencegah penggunaan telepon seluler ilegal di dalam lapas yang berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban.
Selain itu, LPP Manokwari juga telah memiliki klinik pratama yang bekerja sama dengan Puskesmas Maripi untuk memastikan layanan kesehatan bagi warga binaan berjalan optimal.(pbn)







