banner 468x60 *** banner 468x60 ***

OJK Papua Barat Edukasi Civitas Akademika Unipa Waspadai Penipuan Keuangan Digital

Kepala Bagian Pengawasan Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan, Edukasi, Pelindungan Konsumen, Keuangan Daerah, dan Layanan Manajemen Strategis OJK Papua Barat dan Papua Barat Daya, Ferdian Ario (tengah), menyampaikan materi edukasi keuangan kepada civitas academica Fakultas Sastra dan Budaya Universitas Papua (Unipa) di Manokwari, Kamis (18/12/2025). (Dok. OJK Papua Barat)
banner 120x600

Literasi Keuangan dinilai penting untuk mencegah investasi bodong dan pinjol ilegal menjelang Nataru.

Papuabaratnews.id, Manokwari –- Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Papua Barat dan Papua Barat Daya menggelar edukasi keuangan bagi civitas academica Universitas Papua (Unipa) sebagai upaya meningkatkan literasi keuangan sekaligus melindungi masyarakat dari maraknya penipuan dan kejahatan keuangan digital.

banner 325x300

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Papua Barat dan Papua Barat Daya terus memperkuat literasi dan inklusi keuangan guna melindungi masyarakat dari berbagai modus kejahatan keuangan digital yang kian marak.

Komitmen tersebut diwujudkan melalui kegiatan edukasi keuangan yang dilaksanakan bersama Fakultas Sastra dan Budaya Universitas Papua (Unipa), bertempat di Ruang Pertemuan Unipa, Kamis (18/12/2025), dengan sasaran dosen, mahasiswa, dan tenaga kependidikan.

Kepala OJK Provinsi Papua Barat dan Papua Barat Daya yang diwakili Kepala Bagian Pengawasan Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan, Edukasi, Pelindungan Konsumen, Keuangan Daerah, dan Layanan Manajemen Strategis, Ferdian Ario, mengatakan perkembangan teknologi digital membawa kemudahan, namun juga diiringi meningkatnya risiko penipuan keuangan dan investasi ilegal.

“Berdasarkan berbagai pemberitaan dan pengaduan yang diterima OJK, tidak sedikit masyarakat, termasuk dari kalangan terpelajar, menjadi korban penipuan dan investasi bodong,” ujar Ferdian.

Suasana kegiatan Gerakan Nasional Cerdas Keuangan (Gencarkan) bertema “Save Smart, Live Better” yang digelar OJK Papua Barat–Papua Barat Daya bersama Fakultas Sastra dan Budaya Unipa. (Dok. OJK Papua Barat)

Menurut dia, kondisi tersebut menegaskan pentingnya peningkatan literasi keuangan bagi seluruh lapisan masyarakat, termasuk kalangan akademisi dan profesional, agar lebih waspada dan kritis terhadap setiap penawaran keuangan.

Ferdian memaparkan sejumlah modus penipuan yang saat ini marak terjadi, antara lain impersonation atau penyalahgunaan identitas entitas berizin, penawaran investasi dengan skema tugas tertentu, investasi berkedok perdagangan aset kripto, robot trading atau artificial intelligence, fake SMS masking, hingga pemalsuan bukti transfer menggunakan teknologi AI.

“Masyarakat perlu semakin waspada dan tidak mudah tergiur dengan iming-iming keuntungan yang tidak masuk akal,” katanya.

Sementara itu, Dekan Fakultas Sastra dan Budaya Unipa, Ruddy Moturbongs, menyampaikan apresiasi atas sinergi yang terjalin dengan OJK Papua Barat dan Papua Barat Daya dalam meningkatkan pemahaman literasi keuangan di lingkungan kampus.

Ia menilai kegiatan tersebut memberikan manfaat nyata bagi dosen, mahasiswa, dan pegawai, sekaligus menjadi langkah preventif terhadap potensi kerugian akibat investasi ilegal dan pinjaman online ilegal yang cenderung meningkat menjelang Natal dan Tahun Baru.

Peserta dari kalangan dosen, mahasiswa, dan tenaga kependidikan Unipa mengikuti edukasi keuangan OJK sebagai upaya pencegahan penipuan dan investasi ilegal. (Dok. OJK Papua Barat)

Dalam kesempatan itu, OJK juga mengimbau masyarakat agar tidak mudah tergiur tawaran pekerjaan paruh waktu, pinjaman online ilegal, maupun investasi dengan imbal hasil yang tidak logis.

Masyarakat diminta selalu mengecek legalitas pihak yang menawarkan produk atau layanan keuangan melalui Layanan Konsumen OJK 157, WhatsApp 081-157-157-157, atau email konsumen@ojk.go.id

Selain itu, masyarakat dapat memanfaatkan Aplikasi Portal Pelindungan Konsumen (APPK) melalui laman www.kontak157.ojk.go.id

serta mengikuti kanal media sosial resmi OJK, seperti Instagram @ojkindonesia, @ojk_pabarpabarda, dan @Kontak157, untuk memperoleh informasi dan edukasi keuangan yang tepercaya. (pbn)

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *