Berita  

Pemprov Papua Barat Siapkan Helikopter untuk Kunjungan Wapres Gibran ke Sentra Kakao Mansel

Gubernur Papua Barat Dominggus Mandacan memimpin rapat Forkopimda Papua Barat di Manokwari, Rabu, membahas persiapan kunjungan Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka dalam rangka pembukaan Pesparawi Nasional XIV serta peninjauan kawasan pengembangan kakao di Kabupaten Manokwari Selatan. (Dok. Istimewa)
banner 120x600

Selain membuka Pesparawi Nasional XIV di Manokwari, Wapres Gibran Rakabuming Raka dijadwalkan meninjau kawasan pengembangan kakao di Manokwari Selatan dan melakukan penanaman simbolis sebagai dukungan terhadap pengembangan komoditas unggulan Papua Barat.

Papuabaratnews.id, Manokwari — Pemerintah Provinsi Papua Barat menyiapkan dukungan transportasi udara berupa helikopter untuk menunjang agenda kunjungan Wakil Presiden Republik Indonesia, Gibran Rakabuming Raka, ke kawasan pengembangan kakao di Kabupaten Manokwari Selatan (Mansel).

banner 325x300

Kunjungan tersebut menjadi bagian dari rangkaian agenda Wapres Gibran saat menghadiri dan membuka Pesta Paduan Suara Gerejawi (Pesparawi) Nasional XIV yang akan dipusatkan di Kabupaten Manokwari.

Hal itu disampaikan Gubernur Papua Barat, Dominggus Mandacan, usai memimpin rapat Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Papua Barat di Manokwari, Rabu.

Menurut Dominggus, selain menghadiri pembukaan Pesparawi Nasional, Wapres Gibran juga dijadwalkan meninjau langsung sentra pengembangan kakao di Manokwari Selatan yang menjadi salah satu program strategis penguatan sektor perkebunan di Papua Barat.

“Karena selain membuka kegiatan Pesparawi di Manokwari, Wapres juga direncanakan ke Manokwari Selatan untuk melihat langsung pengembangan kakao. Untuk itu pemerintah provinsi menyiapkan dukungan transportasi berupa helikopter,” kata Dominggus.

Ia menjelaskan, kunjungan tersebut sekaligus menjadi momentum untuk memperlihatkan keseriusan pemerintah daerah dalam mendorong pengembangan komoditas kakao sebagai salah satu sektor unggulan yang dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Pemerintah Provinsi Papua Barat juga meminta Pemerintah Kabupaten Manokwari Selatan menyiapkan berbagai kebutuhan teknis, termasuk lokasi penanaman kakao secara simbolis yang akan dilakukan oleh Wapres Gibran.

Pada tahap awal, kawasan pengembangan kakao yang dipersiapkan mencapai sekitar 1.100 hektare. Luasan tersebut selanjutnya akan ditingkatkan hingga 2.000 hektare, sesuai usulan Pemerintah Kabupaten Manokwari Selatan.

“Yang harus disiapkan terlebih dahulu sekitar 1.100 hektare untuk penanaman simbolis. Selanjutnya akan terus didorong hingga mencapai 2.000 hektare sebagaimana permintaan dari Bupati Manokwari Selatan,” ujarnya.

Sementara itu, Bupati Manokwari Selatan, Bernard Mandacan, menyatakan pemerintah daerah siap menindaklanjuti seluruh arahan tim protokoler Wakil Presiden guna memastikan kunjungan berlangsung aman dan lancar.

Menurut Bernard, pemerintah kabupaten juga siap menyiapkan berbagai kebutuhan apabila terdapat agenda peninjauan langsung ke kebun kakao milik masyarakat di wilayah Ransiki dan sekitarnya.

“Kami siap menerima petunjuk dan menyiapkan seluruh kebutuhan yang diperlukan untuk mendukung kehadiran Wakil Presiden beserta rombongan di Manokwari Selatan,” katanya.

Ia menilai kunjungan Wapres Gibran akan menjadi kesempatan penting untuk memperkenalkan potensi perkebunan kakao Manokwari Selatan kepada pemerintah pusat sekaligus menarik perhatian terhadap peluang pengembangan sektor perkebunan di Papua Barat.

Sebagai tindak lanjut hasil rapat Forkopimda Papua Barat, Pemerintah Kabupaten Manokwari Selatan akan segera menggelar rapat koordinasi bersama unsur Forkopimda setempat guna mematangkan seluruh persiapan, mulai dari aspek teknis, pengamanan, hingga pelayanan selama kunjungan berlangsung.

“Setelah rapat ini, kami akan langsung mengumpulkan Forkopimda Manokwari Selatan untuk membahas seluruh kebutuhan yang harus dipersiapkan,” ujar Bernard.

Kunjungan Wakil Presiden ke sentra kakao Manokwari Selatan diharapkan menjadi penguatan dukungan pemerintah pusat terhadap pengembangan komoditas unggulan daerah sekaligus mendorong percepatan pertumbuhan ekonomi masyarakat berbasis sektor perkebunan. (pbn)

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *