Berita  

Pesparawi Nasional XIV Manokwari Ajang Gerakkan Ekonomi Daerah

Ketua Harian Panitia Pesparawi Nasional XIV Jacob Fonataba saat ditemui awak media di Manokwari, Papua Barat, Senin (15/6/2026). (ANTARA/Fransiskus Salu Weking)
banner 120x600

Pesparawi XIV tidak hanya menjadi ajang kompetisi seni dan keagamaan, melainkan momentum untuk meningkatkan aktivitas ekonomi daerah.

Papuabaratnews.id, Manokwari — Pesta Paduan Suara Gerejawi (Pesparawi) Nasional XIV yang berlangsung di Kabupaten Manokwari, Provinsi Papua Barat, pada 18-28 Juni 2026 diproyeksi akan menggerakkan roda perekonomian daerah seiring dengan kehadiran ribuan peserta dan tamu dari 37 provinsi.

banner 325x300

Ketua Harian Panitia Pesparawi Nasional XIV Jacob Fonataba, mengatakan kehadiran kontingen dari seluruh Indonesia berdampak positif terhadap sektor usaha, seperti perhotelan, transportasi, kuliner, perdagangan hingga jasa lainnya.

“Peserta yang datang tentu akan melakukan berbagai transaksi untuk memenuhi kebutuhan selama berada di Manokwari,” katanya di Manokwari, Senin (15/6/2026) seperti dilansir Antara.

Menurut dia, penyelenggaraan Pesparawi XIV tidak hanya menjadi ajang kompetisi seni dan keagamaan, melainkan momentum untuk meningkatkan aktivitas ekonomi daerah karena adanya kunjungan dari ribuan peserta, tim ofisial, maupun tamu undangan.

Kedatangan peserta maupun ofisial dari 37 provinsi di Indonesia, termasuk tamu kehormatan dan tamu VIP pemerintah pusat ke Manokwari dijadwalkan secara bertahap sejak 13-20 Juni 2026 untuk mengikut agenda pembukaan.

“Pembukaan Pesparawi Nasional XIV dilaksanakan 20 Juni 2026 di Ruang Terbuka Publik Borarsi Manokwari,” kata Jacob.

Saat ini, kata dia, panitia telah mematangkan berbagai persiapan guna mendukung kelancaran pelaksanaan kegiatan, termasuk penyediaan akomodasi, transportasi lokal dan penginapan bagi peserta maupun tamu yang hadir di Manokwari.

Panitia juga sudah memastikan seluruh lokasi perlombaan siap digunakan dan setiap kontingen akan diberikan kesempatan melakukan uji pentas sebelum kompetisi dimulai guna menyesuaikan diri dengan kondisi panggung maupun fasilitas pendukung yang tersedia.

“Persiapan untuk penyambutan duta-duta maupun tamu Pesparawi sudah kami mantapkan. Mulai dari akomodasi, transportasi lokal hingga tempat penginapan seluruhnya telah disiapkan,” ujar dia.

Ia mengatakan rangkaian lomba Pesparawi Nasional XIV dimulai sejak 22-23 Juni 2026 dan akan berlanjut pada 26-27 Juni 2026 dengan melibatkan peserta dari 38 provinsi, termasuk Papua Barat dalam berbagai kategori perlombaan paduan suara.

Panitia berharap seluruh kontingen dapat tiba sesuai jadwal sehingga seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar sekaligus memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat dan pelaku usaha di Manokwari secara khusus, dan Papua Barat umumnya.

“Hari ini (15/6) kontingen dari Sulawesi Utara sudah tiba di Manokwari, dan besok kemungkinan ada delapan provinsi yang datang. Kami berharap semua bisa tiba sebelum jadwal yang ditentukan, supaya bisa siapkan diri dengan baik,” ujar Fonataba.

Berdasarkan data Badan Pusat Statisik (BPS), perekonomian Papua Barat pada triwulan I 2026 mengalami pertumbuhan 4,64 persen secara tahunan (year-on-year/yoy) dengan kontribusi tertinggi berasal dari lapangan usaha penyedia akomodasi dan makanan.

Besaran Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) atas dasar harga berlaku pada periode tersebut tercatat sebanyak Rp21,10 triliun, sedangkan PDRB atas dasar harga konstan mencapai Rp13,57 triliun. (pbn)

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *