banner 468x60 *** banner 468x60 ***

OJK Edukasi Ratusan Santri di Manokwari, 500 Rekening SimPel iB Syariah Dibuka

Kepala OJK Papua Barat–Papua Barat Daya Budi Rahman menyampaikan materi edukasi keuangan syariah pada kegiatan SAKINAH dalam rangka GERAK Syariah 2026 di Manokwari. (Dok. OJK PB-PBD)
banner 120x600

Program SAKINAH dalam rangka GERAK Syariah 2026 dorong literasi dan inklusi keuangan syariah sejak usia dini.

Papuabaratnews.id, Manokwari –- Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Papua Barat dan Papua Barat Daya menggelar edukasi keuangan syariah bagi ratusan santri di Kabupaten Manokwari sekaligus membuka ratusan rekening tabungan pelajar berbasis syariah sebagai upaya memperkuat literasi dan inklusi keuangan sejak usia dini.

banner 325x300

Kegiatan bertajuk SAKINAH (Santri Cakap Literasi Keuangan Syariah) tersebut merupakan bagian dari rangkaian Gebyar Ramadan Keuangan Syariah (GERAK Syariah) Tahun 2026 di Provinsi Papua Barat.

Edukasi yang berlangsung di Masjid Baitul Hikmah, Distrik Aimasi, Jumat (6/3/2026), diikuti lebih dari 550 santri dan tenaga pengajar dari Pondok Pesantren serta Madrasah Tsanawiyah Negeri setempat.

Kepala OJK Provinsi Papua Barat dan Papua Barat Daya, Budi Rahman, mengatakan bulan suci Ramadan menjadi momentum tepat untuk meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap produk dan layanan keuangan berbasis syariah.

“Momentum Ramadan yang penuh kebaikan ini menjadi saat yang tepat bagi masyarakat untuk lebih mengenal dan menggunakan produk serta layanan keuangan syariah agar ibadah yang kita lakukan selama bulan Ramadan menjadi lebih berkah,” ujar Budi Rahman di Manokwari, Minggu (8/3/2026).

Ia menambahkan, kemampuan mengelola keuangan secara bijak selama Ramadan hingga menjelang Idulfitri juga menjadi bagian penting dalam membangun kesejahteraan finansial masyarakat.

Menurut dia, kepemilikan rekening SimPel iB di kalangan pelajar diharapkan mampu menanamkan budaya menabung sejak dini sekaligus membentuk kebiasaan pengelolaan keuangan yang selaras dengan prinsip syariah.

“Melalui kepemilikan rekening SimPel iB, para santri diharapkan dapat membangun budaya menabung sejak dini serta mengelola keuangan secara bijak sesuai prinsip syariah,” katanya.

OJK Papua Barat–Papua Barat Daya bersama mitra berfoto usai pembukaan 500 rekening SimPel iB bagi santri dan pelajar pada kegiatan literasi keuangan syariah di Manokwari. (Dok. OJK PB-PBD)

Sebagai bentuk komitmen peningkatan inklusi keuangan, kegiatan tersebut juga dirangkaikan dengan pembukaan 500 rekening SimPel iB bagi santri Pondok Pesantren Darussalam Manokwari serta pelajar Madrasah Tsanawiyah Negeri di Distrik Aimasi.

Kepala Pondok Pesantren Darussalam Manokwari, Maftukhin, menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan program tersebut. Ia menilai kegiatan ini memberi manfaat luas, tidak hanya bagi santri tetapi juga guru dan masyarakat di lingkungan pesantren.

Menurutnya, edukasi tersebut membantu meningkatkan pemahaman mengenai kemudahan akses layanan keuangan syariah serta pentingnya pengelolaan keuangan sesuai prinsip syariah dalam kehidupan sehari-hari.

Hal senada disampaikan Kepala Bidang Pendidikan Islam Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Papua Barat, Rofiul Amri. Ia berharap kegiatan literasi keuangan syariah dapat terus dilaksanakan secara berkala agar pemahaman pelajar terhadap sistem keuangan syariah semakin kuat.

Ia juga menekankan pentingnya pemerataan akses literasi agar pelajar di Papua memiliki peluang yang sama untuk bersaing dengan daerah lain dalam berbagai kompetisi berbasis ekonomi dan keuangan syariah.

OJK menegaskan akan terus memperluas program literasi dan inklusi keuangan ke berbagai segmen masyarakat, termasuk pelajar dan pelaku UMKM, guna mendorong terwujudnya masyarakat yang lebih sejahtera, berdaya, dan terlindungi dalam memanfaatkan produk serta layanan jasa keuangan. (pbn)

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *