Papuabaratnews.id, Ternate – PT PLN (Persero) bersama Kejaksaan Tinggi (Kejati) Maluku Utara memperkuat sinergi untuk mendukung kelancaran pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan di Maluku Utara. Kolaborasi tersebut menjadi bagian dari upaya memastikan berbagai proyek kelistrikan berjalan sesuai ketentuan dan memberikan manfaat bagi masyarakat.
Penguatan sinergi tersebut mengemuka dalam audiensi jajaran PLN dengan Kejati Maluku Utara di Ternate.
Pertemuan dihadiri General Manager PLN Unit Induk Pembangunan Maluku dan Papua (UIP MPA) Abdul Haris, Senior Manager Perizinan, Pertanahan dan Komunikasi UIP MPA Edy Roi Antonius Sidabutar, Manager Unit Pelaksana Proyek Maluku dan Papua 2 (UPP MPA 2) Mohammad Fendra Herinansah, serta General Manager PLN Unit Induk Wilayah Maluku dan Maluku Utara (UIW MMU) Dony Noor Gustiarsyah beserta jajaran.
Sebagai unit yang menjalankan pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan, UIP MPA terus mendorong pelaksanaan proyek secara terencana, mulai dari tahap persiapan, pembangunan, hingga penyelesaian infrastruktur untuk mendukung kebutuhan sistem kelistrikan.
General Manager PLN UIP MPA Abdul Haris mengatakan pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan membutuhkan sinergi lintas instansi agar setiap proyek dapat berjalan lancar dan sesuai target.
“Pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan membutuhkan kolaborasi berbagai pihak. Kami berharap sinergi dengan Kejati Maluku Utara dapat semakin memperkuat dukungan terhadap kelancaran proyek pembangunan ketenagalistrikan di Maluku Utara,” ujar Abdul.
Menurut Abdul, koordinasi dengan berbagai pemangku kepentingan menjadi bagian penting untuk memastikan pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan berjalan optimal.
“PLN terus membangun komunikasi dan koordinasi dengan seluruh stakeholder dalam setiap tahapan pembangunan. Dengan dukungan dan kolaborasi yang kuat, berbagai tantangan dalam pelaksanaan proyek dapat diselesaikan bersama,” katanya.

Sementara itu, General Manager PLN UIW MMU Dony Noor Gustiarsyah mengatakan penguatan infrastruktur ketenagalistrikan menjadi bagian penting dalam mendukung peningkatan kualitas pelayanan listrik kepada masyarakat.
“Keandalan sistem kelistrikan membutuhkan dukungan infrastruktur yang memadai. Karena itu, kolaborasi lintas instansi menjadi bagian penting untuk mendukung pembangunan dan peningkatan pelayanan kelistrikan di Maluku Utara,” ujar Dony.
Kepala Kejaksaan Tinggi Maluku Utara Roberthus Melchisedek Tacoy mengatakan pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan memiliki peran penting dalam mendukung aktivitas masyarakat dan pertumbuhan ekonomi daerah.
Menurut Roberthus, komunikasi dan koordinasi yang baik dengan seluruh pemangku kepentingan diperlukan untuk mendukung kelancaran berbagai program pembangunan.
“Setiap program pembangunan membutuhkan komunikasi dan koordinasi yang baik. Dengan sinergi yang kuat, berbagai program strategis dapat berjalan lebih optimal dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujarnya.
Melalui penguatan sinergi tersebut, PLN dan Kejati Maluku Utara berkomitmen mendukung kelancaran pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan di Maluku Utara. Kolaborasi antarlembaga diharapkan dapat memperkuat pelaksanaan proyek sehingga infrastruktur yang dibangun dapat segera mendukung keandalan sistem kelistrikan dan meningkatkan pelayanan kepada masyarakat. (pbn)







