Audiensi dengan Bupati Fakfak bahas rencana pembangunan PLTMG 10 MW untuk meningkatkan keandalan sistem kelistrikan di Papua Barat.
Papuabaratnews.id, Fakfak — PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Maluku dan Papua (UIP MPA) memperkuat kolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten Fakfak guna mendukung percepatan pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan di Papua Barat.
Hal tersebut dibahas dalam audiensi antara jajaran PLN UIP MPA dengan Bupati Fakfak Samaun Dahlan di kediaman resmi bupati pada Kamis (23/1/2026).
Pertemuan dipimpin langsung oleh General Manager PLN UIP MPA Nur Hardiyanto, didampingi Senior Manager Perizinan, Pertanahan, dan Komunikasi Abas Joni Wibowo, Manager Unit Pelaksana Proyek Maluku dan Papua (UPP MPA) 4 Reza Aditya Rizkiyanto, serta Manager Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Fakfak Fredrik M. Noriwari.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Fakfak Samaun Dahlan menyampaikan dukungan penuh terhadap program pembangunan ketenagalistrikan yang dilakukan PLN di wilayahnya.
Menurutnya, ketersediaan infrastruktur listrik yang memadai akan memberikan dampak positif bagi masyarakat sekaligus mendorong masuknya investasi di Kabupaten Fakfak.
“Pemerintah Kabupaten Fakfak mendukung penuh pembangunan proyek ketenagalistrikan yang dilakukan PLN. Kami juga mengapresiasi langkah PLN yang datang langsung berkoordinasi dengan pemerintah daerah terkait rencana pembangunan ini,” ujarnya.
Sementara itu, General Manager PLN UIP MPA Nur Hardiyanto menyampaikan bahwa PLN berencana membangun Pembangkit Listrik Tenaga Mesin Gas (PLTMG) berkapasitas 10 MegaWatt (MW) di Fakfak guna memperkuat sistem kelistrikan di wilayah tersebut.
Menurutnya, pembangunan pembangkit ini penting untuk menjawab kebutuhan listrik yang terus meningkat sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi daerah.
“PLN berkomitmen menghadirkan pasokan listrik yang andal dan berkelanjutan. Dengan dukungan pemerintah daerah dan para pemangku kepentingan, kami optimistis pembangunan PLTMG Fakfak dapat berjalan sesuai rencana,” jelasnya.
Ia menambahkan, proyek PLTMG Fakfak direncanakan memasuki tahap konstruksi pada awal tahun 2027.
“Dengan dukungan penuh dari pemerintah daerah dan seluruh pemangku kepentingan, kami optimistis pembangunan PLTMG ini dapat berjalan sesuai rencana dan memberikan dampak positif bagi masyarakat, khususnya dalam meningkatkan kualitas hidup dan membuka peluang pengembangan sektor industri serta UMKM,” terangnya.
Melalui kolaborasi dengan pemerintah daerah, PLN berharap pembangunan infrastruktur kelistrikan ini dapat memperkuat pelayanan listrik sekaligus membuka peluang pengembangan sektor industri dan UMKM di wilayah Papua Barat. (pbn)


***
***





