banner 468x60 *** banner 468x60 ***

Berita  

Mendikdasmen Berharap SMAMCO Manokwari Lahirkan SDM Cerdas

Mendikdasmen Abdul Mu’ti menandatangani prasasti menandai peresmian SMA Muhammadiyah Convervation (SMAMCO) Manokwari, Papua Barat, Kamis (28/5/2026). (Dok. Istimewa)
banner 120x600

Anak-anak Indonesia harus memiliki kecerdasan ekologis di tengah tantangan perubahan iklim dan pemanasan global.

Papuabaratnews.id, Manokwari — Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti mengatakan keberadaan SMA Muhammadiyah Convervation (SMAMCO) Manokwari, Papua Barat, diharapkan mampu melahirkan sumber daya manusia yang cerdas secara akademik dan memiliki kesadaran ekologis untuk melestarikan lingkungan.

banner 325x300

SMAMCO Manokwari menjadi unit usaha Muhammadiyah pertama di seluruh Indonesia yang tidak hanya tidak hanya berorientasi pada peningkatan kualitas ilmu pengetahuan dan teknologi, tetapi juga menanamkan nilai kepedulian terhadap alam sebagai bagian dari kehidupan sosial masyarakat.

“Anak-anak Indonesia harus memiliki kecerdasan ekologis di tengah tantangan perubahan iklim dan pemanasan global,,” ujarnya saat meresmikan unit sekolah baru SMAMCO di Manokwari, Kamis (27/5/2026).

Menurut dia, pembangunan SMAMCO Manokwari menjadi bukti dari komitmen Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Papua Barat yang mengintegrasikan visi teologi dengan kebijakan kurikulum pendidikan nasional, adat istiadat, budaya, kearifan lokal, serta kekayaan sumber daya alam (SDA) di Bumi Kasuari.

Kementerian akan mendorong konsep pembangunan satuan pendidikan seperti SMAMCO Manokwari untuk diimplementasikan oleh pemerintah daerah maupun Muhammadiyah di wilayah lainnya, terutama kawasan Indonesia timur yang memperoleh perhatian khusus dari pemerintah pusat.

“Usulan pembangunan unit sekolah baru SMAMCO langsung kami setujui karena punya kekhasan dan keunggulan sesuai kekayaan alam maupun kultur masyarakat lokal,” ujarnya.

Menurut dia, pemanasan global (global warming) maupun perubahan iklim (climate change) tidak hanya berdampak negatif terhadap kelestarian lingkungan dan kehidupan sosial masyarakat, melainkan memengaruhi dinamika politik secara global, ketahanan pangan, serta relasi antarnegara.

Kedua isu dimaksud menjadi topik utama dalam pertemuan antara para ilmuwan dengan agamawan dari sejumlah negara yang diprakarsai oleh Vatikan beberapa tahun silam, guna membahas rumusan langkah strategis dalam menghadapi ancaman perubahan iklim maupun pemanasan global.

“Sekolah-sekolah juga bertanggung jawab mendidik siswa menjadi insan-insan pendidikan yang cerdas dan mencintai alam,” ucap Abdul.

Sekretaris Daerah Papua Barat Ali Baham Temongmere mengapresiasi komitmen dan dedikasi Muhammadiyah sebagai salah satu organisasi Islam terbesar yang turut berpartisipasi bersama pemerintah daerah dalam mendorong pengembangan sektor pendidikan bermutu serta berkualitas.

Keberadaan SMAMCO Manokwari juga sejalan dengan upaya pemerintah provinsi yang senantiasa mengutamakan konsep keberlanjutan dalam setiap program pembangunan di tujuh kabupaten se-Papua Barat guna menjamin kelestarian sumber daya alam hingga masa mendatang.

“Semoga SMAMCO Manokwari tidak hanya unggul dari sisi akademik, tapi melahirkan generasi muda penerus bangsa yang berkarakter dan mencintai lingkungan,” ucap Ali Baham.

Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Papua Barat Mulyadi Djaya menjelaskan, operasional awal SMAMCO Manokwari menggunakan satu ruangan bekas klinik Universitas Muhammadiyah dengan jumlah siswa 63 orang yang tidak hanya beragama muslim, melainkan non-muslim termasuk orang asli Papua.

SMAMCO Manokwari kemudian mendapat bantuan untuk pembangunan 13 gedung baru setelah usulan disetujui oleh Kemendikdasmen dengan durasi penyelesaian seluruh fisik ruangan kelas maupun sarana prasarana pendukung lainnya hanya dalam waktu tiga bulan dari target selama enam bulan.

“Terima kasih kamu ucapkan buat bapak Presiden Prabowo dan bapak Mendikdasmen atas dukungan pembangunan fasilitas SMAMCO,” ujarnya (pbn)

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *