banner 468x60 *** banner 468x60 ***

Berita  

Klaim BPJamsostek Manokwari Capai Rp19,39 Miliar, Naik 34 Persen

Ilustrasi layanan klaim BPJS Ketenagakerjaan melalui sistem digital (e-Klaim). BPJamsostek Cabang Manokwari mencatat realisasi pembayaran klaim hingga 16 Maret 2026 mencapai Rp19,39 miliar, meningkat 34 persen dibandingkan Februari 2026, seiring naiknya jumlah pengajuan klaim dan penyaluran manfaat kepada peserta. (Dok. BPJamsostek)
banner 120x600

Peningkatan dipicu lonjakan pengajuan klaim dan penyaluran beasiswa, dengan JHT mendominasi nilai pembayaran.

Papuabaratnews.id, Manokwari –- Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Ketenagakerjaan (BPJamsostek) Cabang Manokwari, Papua Barat, mencatat realisasi pembayaran klaim hingga 16 Maret 2026 mencapai Rp19,39 miliar. Angka tersebut meningkat sekitar 34 persen dibandingkan periode Februari 2026.

banner 325x300

Kepala BPJamsostek Manokwari, Gery Dame Malelak, mengatakan kenaikan tersebut seiring dengan meningkatnya pengajuan klaim dari lima Program Jamsostek, serta penyaluran manfaat beasiswa kepada peserta.

“Kalau bulan Februari 2026 kemarin, kami bayarkan 1.009 kasus atau klaim senilai Rp14,44 miliar,” kata Gery di Manokwari, Rabu (18/3/2026).

Ia merinci, pembayaran klaim didominasi oleh program Jaminan Hari Tua (JHT) sebanyak 1.062 klaim dengan nilai manfaat Rp13,92 miliar. Selanjutnya, Jaminan Kematian (JKM) tercatat sebanyak 162 klaim dengan nilai Rp4,95 miliar, serta Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) untuk lima klaim senilai Rp78,79 juta.

Selain itu, terdapat 19 klaim program Jaminan Pensiun (JP) dengan nilai Rp195,46 juta, serta 11 klaim Jaminan Kehilangan Pekerjaan (JKP) senilai Rp27,25 juta.

BPJamsostek Manokwari juga menyalurkan beasiswa sebesar Rp210 juta kepada 49 anak dari peserta Program Jamsostek.

“Semua Program Jamsostek dan penyaluran beasiswa mengalami peningkatan baik dari sisi nilai maupun jumlah klaim,” ujar Gery.

Menurutnya, realisasi tersebut mencerminkan optimalisasi pelayanan yang semakin berkualitas, cepat, tepat, dan transparan. Selain itu, peningkatan klaim juga menunjukkan semakin tingginya kesadaran pemberi kerja dan masyarakat dalam memanfaatkan program perlindungan sosial ketenagakerjaan.

Secara rinci, pengajuan klaim program Jaminan Pensiun (JP) mengalami pertumbuhan tertinggi sebesar 90 persen secara bulanan (month to month/mtm). Disusul klaim Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) sebesar 67 persen, Jaminan Hari Tua (JHT) naik 30 persen, Jaminan Kehilangan Pekerjaan (JKP) tumbuh 22 persen, dan Jaminan Kematian (JKM) meningkat 21 persen.

“Sama halnya dengan penyaluran beasiswa kepada anak-anak dari peserta Program Jamsostek juga meningkat 44 persen dibanding bulan sebelumnya,” kata Gery. (pbn)

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *