Berita  

Pemprov Papua Barat Tegaskan Video Gubernur Soal Dana Australia untuk Umat Kristen adalah Hoaks

Kadis Kominfo Persandian dan Statistik Provinsi Papua Barat, Frans Pieter Istia. (Dok. Istimewa)
banner 120x600

Kominfo pastikan pernyataan dalam video TikTok tidak pernah disampaikan Gubernur, Biro Hukum menyiapkan langkah hukum.

Papuabaratnews.id, Manokwari — Pemerintah Provinsi Papua Barat memastikan video viral di media sosial TikTok yang memuat pernyataan Gubernur Dominggus Mandacan terkait dukungan penyaluran Dana bantuan Australia (DAP) bagi umat Kristen adalah hoaks.

banner 325x300

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Papua Barat, Frans P. Istia, menegaskan bahwa gubernur tidak pernah mengeluarkan pernyataan sebagaimana narasi yang beredar dalam video tersebut.

“Video yang beredar itu tidak benar dan menyesatkan. Gubernur tidak pernah menyampaikan pernyataan sebagaimana narasi yang beredar di TikTok,” kata Istia di Manokwari, Selasa (24/2/2026) dikutip Antara.

Menurut dia, konten tersebut merupakan rekayasa dengan narasi provokatif yang berpotensi membangun opini negatif di tengah umat Kristen serta membenturkan masyarakat dengan pemerintah daerah.

Ia menilai, penyebaran informasi palsu tersebut tidak hanya merusak reputasi pribadi dan jabatan gubernur sebagai kepala daerah, tetapi juga berpotensi mengganggu stabilitas pemerintahan serta menimbulkan persepsi keliru di masyarakat.

Saat ini, Biro Hukum Sekretariat Daerah (Setda) Papua Barat tengah mengumpulkan sejumlah bukti untuk menempuh langkah hukum atas dugaan pencemaran nama baik terhadap gubernur.

Istia mengimbau masyarakat Papua Barat agar lebih bijak dalam menyaring informasi dari media sosial dan tidak mudah mempercayai konten yang belum terverifikasi kebenarannya.

Ia juga meminta pengguna media sosial untuk tidak turut menyebarluaskan video dimaksud, karena pemerintah daerah akan mengambil langkah hukum sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

“Klarifikasi ini kami sampaikan agar masyarakat mengetahui bahwa video viral di TikTok itu tidak benar. Gubernur tidak pernah menyampaikan pernyataan tersebut,” tegasnya. (ant/pbn)

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *