banner 468x60 *** banner 468x60 ***

PLN Ajak Siswa SDK Kalam Kudus Mengenal Hortikultura dan Inovasi Pangan Lokal di Taman Inspirasi Waibu

Para siswa antusias mendengarkan penjelasan tentang budidaya sayuran hidroponik di Green House Taman Inspirasi Waibu. Kunjungan ini menjadi pengalaman belajar langsung mengenai pertanian modern dan potensi pangan lokal Papua. (Dok. PLN UIP MPA)
banner 120x600

Papuabaratnews.id, Jayapura – PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Maluku dan Papua (UIP MPA) melalui Program Desa Berdaya kembali mendorong edukasi lingkungan dan kemandirian pangan lokal melalui kegiatan Field Trip di Taman Inspirasi Waibu Agro Edu Tourism pada Selasa (18/11/2026).

Kegiatan ini diikuti oleh 101 siswa dan guru pendamping dari SD Kristen Kalam Kudus Kotaraja, yang mendapatkan pengalaman belajar langsung mengenai budidaya tanaman hortikultura serta inovasi pengolahan pangan lokal.

banner 325x300

Kegiatan ini bertujuan memperluas wawasan siswa sejak dini mengenai pertanian, lingkungan, dan potensi pangan lokal Papua melalui metode belajar langsung di lapangan. Selama kunjungan, para siswa diperkenalkan pada berbagai jenis tanaman sayuran dan tanaman hortikultura yang dikelola komunitas lokal.

Selain itu, mereka juga mengikuti sesi demonstrasi pembuatan produk turunan pangan lokal berupa cookies berbahan dasar betatas atau ubi ungu, sebagai bentuk edukasi tentang diversifikasi pangan dan nilai tambah hasil pertanian lokal.

Para siswa antusias mendengarkan penjelasan tentang budidaya sayuran hidroponik di Green House Taman Inspirasi Waibu. Kunjungan ini menjadi pengalaman belajar langsung mengenai pertanian modern dan potensi pangan lokal Papua. (Dok. PLN UIP MPA)

Silvia July, Guru SD Kristen Kalam Kudus Kotaraja, mengapresiasi kegiatan edukatif ini karena memberikan pengalaman belajar yang tidak diperoleh di ruang kelas.

“Anak-anak sangat antusias belajar langsung di Taman Inspirasi Waibu ini dan melihat proses pengolahan ubi ungu diolah menjadi cookies. Ini membantu mereka memahami sumber pangan sekaligus menumbuhkan kecintaan terhadap alam dan produk lokal,” ujar Silvia.

Sebagai pengelola Taman Inspirasi Waibu Agro Edu Tourism, Marthinus Numberi dari Komunitas Kitorang menegaskan bahwa pihaknya berkomitmen menjadikan lokasi ini sebagai pusat edukasi bagi anak-anak sekolah.

“Kami ingin anak-anak mengetahui bahwa pertanian bukan pekerjaan yang kotor atau tidak menarik. Lewat Taman Inspirasi Waibu mereka melihat bahwa bertani itu bisa kreatif, modern, dan punya prospek ekonomi. Dengan memperkenalkan hortikultura sejak dini, kami berharap akan muncul generasi yang peduli pada lingkungan, pangan lokal, dan pembangunan berkelanjutan,” tutur Marthinus.

Ia juga mengapresiasi PLN UIP MPA yang terus mendukung pengembangan fasilitas dan kapasitas komunitas lewat program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) PLN Peduli.

Siswa-siswi SD Kristen Kalam Kudus Kotaraja berpose bersama di Taman Inspirasi Waibu pada kegiatan Field Trip edukatif yang difasilitasi PLN UIP MPA melalui Program Desa Berdaya, Selasa (18/11/2026). Kegiatan ini memperkenalkan hortikultura dan inovasi pangan lokal kepada siswa sejak dini. (Dok. PLN UIP MPA)

General Manager PLN UIP MPA, Nur Hardiyanto, menyampaikan bahwa Desa Berdaya merupakan program strategis PLN untuk mendorong kemandirian dan ketahanan masyarakat di berbagai sektor, salah satunya pertanian.

“Melalui Taman Inspirasi Waibu, desa binaan PLN UIP MPA, kami ingin menghadirkan ruang belajar yang memperkuat kualitas pendidikan dan ekonomi lokal. Kegiatan ini bukan sekadar field trip, tetapi investasi untuk membentuk generasi yang sadar lingkungan, kreatif, dan peduli terhadap potensi daerahnya,” ungkap Nur.

Ia menegaskan bahwa PLN akan terus mendukung program pemberdayaan masyarakat yang memberikan manfaat nyata dan berkelanjutan.

Kegiatan Field Trip ini sukses memberikan pengalaman baru bagi para siswa, memperkuat hubungan antara dunia pendidikan, komunitas lokal, dan PLN sebagai penggerak pemberdayaan masyarakat. Dengan pendekatan edukatif dan inovatif, Taman Inspirasi Waibu semakin berperan sebagai ruang belajar sekaligus simbol kolaborasi menuju masa depan Papua yang mandiri dan berkelanjutan. (*)

 

*Artikel ini merupakan kerja sama antara PapuaBaratNews dan PLN

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *