banner 468x60 *** banner 468x60 ***

Dinas Pendidikan Pegaf Kembangkan Kompetensi Guru melalui Pembelajaran Mendalam

Para peserta pelatihan Pembelajaran Mendalam berpose bersama Plt. Kepala Dinas Pendidikan Pegunungan Arfak, Deny Agustinus Ngutra, usai sesi pembukaan kegiatan di Manokwari, Selasa (9/12/2025). Pelatihan ini bertujuan meningkatkan kompetensi guru dalam menerapkan pembelajaran bermakna di kelas. (Dok Istimewa)
banner 120x600

Pelatihan deep learning dorong guru terapkan pembelajaran bermakna dan berpusat pada siswa.

Papuabaratnews.id, Manokwari – Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Pegunungan Arfak menggelar pelatihan Pembelajaran Mendalam (deep learning) bagi kepala sekolah dan guru sebagai upaya meningkatkan kompetensi pendidik dalam menerapkan pembelajaran yang lebih bermakna di kelas.

banner 325x300

Kegiatan yang berlangsung di Manokwari, Selasa (9/12/2025), diikuti puluhan guru dan merupakan program dari Komunitas Guru Belajar dan Berbagi Kabupaten Pegunungan Arfak.

Plt. Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Pegaf, Deny Agustinus Ngutra, ST mengatakan bahwa pelatihan ini dirancang untuk mengembangkan kompetensi guru dalam menerapkan pendekatan pembelajaran mendalam di sekolah masing-masing.

Menurutnya, pembelajaran mendalam merupakan penguatan dari praktik pembelajaran yang telah berjalan selama ini.

“Program ini bertujuan meningkatkan kompetensi guru dalam menerapkan strategi pembelajaran berfokus pada siswa, menumbuhkan pemahaman mendalam, berpikir kritis, dan karakter yang kuat serta bermakna menuju pendidikan bermutu untuk semua,” ujar Deny.

Ia menegaskan komitmen dinas untuk terus meningkatkan kapasitas guru dengan menyiapkan anggaran bagi komunitas belajar seperti KKG, MGMP, dan KKKS.  Fasilitasi ini memungkinkan para guru saling berbagi praktik baik, termasuk penerapan kebijakan baru tentang pembelajaran mendalam.

“Saya berharap peningkatan profesionalitas guru dapat berimbas langsung pada mutu pembelajaran peserta didik,,” kata Deny Agustinus Ngutra.

Ketua panitia kegiatan, Riki Renaldi, S.Pd, berharap pelatihan ini memberikan pemahaman baru bagi guru mengenai konsep dan implementasi pembelajaran mendalam. Pengetahuan tersebut diharapkan dapat diaplikasikan sesuai konteks lokal dan kebutuhan siswa.

“Intinya kami para guru harus mampu menerapkan pembelajaran yang bermakna,” ujarnya.

Ia juga menambahkan bahwa penerapan pembelajaran mendalam berjalan efektif apabila guru mampu merencanakan pembelajaran secara tepat.

Berdasarkan data tahun 2025, terdapat 10 sekolah di Kabupaten Pegunungan Arfak yang telah menerima BOS Kinerja, yang salah satu indikatornya adalah pelaksanaan pembelajaran mendalam.

“Kami berharap sekolah-sekolah tersebut dapat berbagi pengalaman dengan sekolah lain yang belum menerapkannya,” kata Riki Renaldi. (pbn)

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *