Papuabaratnews.id, Manokwari – Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Papua Barat mencatat pertumbuhan signifikan perekonomian daerah pada triwulan I tahun 2025. Berdasarkan besaran Produk Domestik Regional Bruto (PDRB), ekonomi Papua Barat tumbuh sebesar 25,53 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya (year-on-year/y-on-y).
Kepala BPS Papua Barat, Merry, menjelaskan bahwa PDRB atas dasar harga berlaku pada triwulan I-2025 mencapai Rp20.162,88 miliar, sementara atas dasar harga konstan 2010 tercatat sebesar Rp12.964,36 miliar.
“Pertumbuhan ini mencerminkan dinamika ekonomi Papua Barat yang ditopang oleh peningkatan signifikan di beberapa sektor utama,” ujar Merry dalam konferensi pers di Manokwari, Senin (6/5/2025).
Dari sisi produksi, pertumbuhan tertinggi tercatat pada Lapangan Usaha Industri Pengolahan yang melonjak hingga 41,89 persen. Sementara itu, dari sisi pengeluaran, Komponen Ekspor Barang dan Jasa mencatatkan pertumbuhan tertinggi sebesar 56,57 persen.
“Pertumbuhan di sektor industri pengolahan dan ekspor mencerminkan peningkatan kapasitas produksi dan permintaan global terhadap komoditas unggulan Papua Barat,” lanjut Merry.
Jika dibandingkan dengan triwulan IV-2024 (quarter-to-quarter/q-to-q), ekonomi Papua Barat juga mengalami pertumbuhan sebesar 0,76 persen. Pada periode ini, Lapangan Usaha Pertambangan dan Penggalian menjadi sektor dengan pertumbuhan tertinggi sebesar 1,43 persen. Sementara dari sisi pengeluaran, Komponen Ekspor Barang dan Jasa mencatat kenaikan sebesar 12,16 persen.
Menurut BPS, capaian ini menunjukkan ketahanan dan prospek positif ekonomi Papua Barat di tengah dinamika ekonomi nasional dan global.
Pada skala regional di Kawasan Sulawesi, Maluku, dan Papua (Sulampua), pertumbuhan ekonomi tertinggi pada triwulan I-2025 secara y-on-y terjadi di Maluku Utara sebesar 34,58 persen, dan terendah terjadi di Papua Tengah yang mengalami kontraksi sebesar 25,53 persen. Adapun Papua Barat Barat mengalami pertumbuhan sebesar 25,53 persen, menempati posisi kedua dari empat belas provinsi. (sem/pbn)


***
***





