banner 468x60 *** banner 468x60 ***

Pertamina Patra Niaga Luncurkan Program Taman Laut di Biak untuk Jaga Ekosistem Pesisir

Tim dari Pertamina Patra Niaga Regional Papua Maluku bersama Dinas Lingkungan Hidup Biak bersiap melakukan penyelaman untuk penanaman terumbu karang dalam program Taman Laut Pertamina di Perairan Waupnor, Biak, Papua, Senin (22/9/2025). (Dok. Pertamina Patra Niaga Regional Papua Maluku)
banner 120x600

Papuabaratnews.id, Biak –  Pertamina Patra Niaga Regional Papua Maluku melalui Fuel Terminal Biak bersama Dinas Lingkungan Hidup Biak meluncurkan program Taman Laut Pertamina di pesisir Waupnor, Kabupaten Biak Numfor, Senin (22/9/2025).

Program ini menjadi langkah konkret dalam upaya perlindungan dan pelestarian ekosistem laut sekaligus peningkatan kesejahteraan masyarakat pesisir.

banner 325x300

Fuel Terminal Manager Biak, Fakhrurozie Julianda Pulungan, mengatakan program yang digagas sejak 2024 itu bertujuan menjaga keanekaragaman hayati, melindungi mata pencaharian nelayan, serta menjadi investasi bagi generasi mendatang.

“Kami ingin memastikan program CSR bukan hanya memberi manfaat instan, tetapi berkelanjutan. Menjaga lingkungan berarti menjaga masa depan. Dari situlah tercetus Taman Laut Pertamina,” ujar Fakhrurozie.

Sebelumnya, Dinas Lingkungan Hidup Biak bersama tim ahli telah melakukan survei biofisik perairan, lokasi penanaman terumbu karang, serta kondisi sosial ekonomi masyarakat.

Hasil survei itu menjadi dasar penyusunan roadmap konservasi selama tahun pertama, yang meliputi koordinasi, pengecekan kondisi perairan, hingga penanaman terumbu karang.

Pelaksana Tugas Asisten I Setda Biak Numfor menyatakan, keberadaan Taman Laut Pertamina diharapkan mampu memulihkan ekosistem laut dan berdampak pada peningkatan ekonomi masyarakat sekitar.

“Bersama, kami jadikan Taman Laut Pertamina sebagai bentuk pelestarian ekosistem pesisir sekaligus meningkatkan perekonomian masyarakat melalui hasil tangkapan laut yang melimpah dari ekosistem terumbu karang yang baik,” katanya dalam pembukaan program yang juga dihadiri Danlanal, tokoh adat, lurah Waupnor, ketua RT/RW, pelaku usaha, dan masyarakat setempat.

Pjs. Area Manager Communication Relations & CSR Papua Maluku, Bramantyo Rahmadi, menambahkan program ini selaras dengan Sustainable Development Goals (SDGs) poin 14 tentang Life Below Water, yakni melestarikan dan memanfaatkan lautan secara berkelanjutan.

“Dengan komitmen ini, kami berharap dapat mewujudkan kehidupan yang berdaya, baik bagi masyarakat sekitar maupun bagi kelestarian kehidupan bawah laut,” ujarnya. (rls/pbn)

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *