banner 468x60 *** banner 468x60 ***

PLN Perkuat Transisi Energi Bersih melalui Pengembangan PLTP Tawa Songa Wayaua

Sosialisasi pengadaan tanah Wellpad B dan C PLTP Tawa Songa Wayaua yang digelar PLN UIP Maluku Papua bersama pemerintah daerah, aparat keamanan, tokoh masyarakat, dan warga di Kantor Camat Bacan Timur Tengah, Halmahera Selatan, Senin (11/5/2026). (Dok. PLN UIP MPA)
banner 120x600

Papuabaratnews.id, Halmahera Selatan — PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Maluku dan Papua (UIP MPA) terus memperkuat komitmennya dalam mendorong transisi energi bersih di Indonesia Timur melalui pengembangan Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) Tawa Songa Wayaua di Kabupaten Halmahera Selatan, Maluku Utara.

Komitmen tersebut ditunjukkan melalui kegiatan Sosialisasi Pengadaan Tanah Wellpad B dan C PLTP Tawa Songa Wayaua yang dilaksanakan di Kantor Camat Bacan Timur Tengah, Senin (11/5/2026).

banner 325x300

Kegiatan ini menjadi bagian penting dalam memperkuat komunikasi, koordinasi, serta dukungan para pemangku kepentingan terhadap pengembangan proyek energi baru terbarukan yang digagas PLN di wilayah Maluku Utara.

Sosialisasi tersebut turut dihadiri Pemerintah Kabupaten Halmahera Selatan yang diwakili Staf Ahli Bidang Ekonomi Sekretariat Daerah, Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Halmahera Selatan, Kepolisian Resor Halmahera Selatan yang diwakili Kepala Bagian Operasional, Kesultanan Bacan yang diwakili Sekretaris Jenderal Sultan Bacan, Badan Pertanahan Nasional (BPN) Halmahera Selatan, Camat Bacan Timur Tengah, Kapolsek Bacan Timur, Kepala Desa Tawa beserta jajaran, hingga masyarakat pemilik lahan terdampak.

Perwakilan Pemerintah Kabupaten Halmahera Selatan menyampaikan dukungan terhadap pengembangan PLTP Tawa Songa Wayaua sebagai bagian dari penguatan energi bersih dan pembangunan berkelanjutan di Maluku Utara. (Dok. PLN UIP MPA)

Staf Ahli Bidang Ekonomi Setda Kabupaten Halmahera Selatan, Asbur Somadayo, menyampaikan apresiasi terhadap langkah PLN yang dinilai terus mengedepankan pendekatan persuasif dan partisipatif kepada masyarakat dalam proses pengembangan proyek strategis nasional di daerah.

“Pemerintah daerah berharap proses pengadaan tanah ini dapat berjalan lancar melalui komunikasi dan koordinasi yang baik antara PLN, masyarakat, serta seluruh pihak terkait. Kehadiran PLTP Tawa Songa Wayaua diharapkan tidak hanya memperkuat pasokan energi listrik, tetapi juga memberikan dampak positif bagi pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat di Halmahera Selatan,” ujarnya.

Sementara itu, Manager PLN UPP MPA 2, Mohammad Fendra Herinansah, menegaskan bahwa sosialisasi ini menjadi bagian penting untuk memastikan seluruh proses pengadaan tanah berjalan sesuai ketentuan yang berlaku dengan tetap mengedepankan prinsip transparansi dan musyawarah bersama masyarakat.

“PLN berkomitmen menjalankan proses pengadaan tanah secara transparan dan sesuai ketentuan yang berlaku. Melalui kegiatan sosialisasi ini, kami ingin memastikan masyarakat mendapatkan pemahaman yang jelas terkait tahapan pelaksanaan pengadaan tanah, rencana pengembangan Wellpad B dan C, sekaligus manfaat kehadiran PLTP Tawa Songa Wayaua dalam mendukung keandalan pasokan listrik dan pengembangan energi bersih di Maluku Utara,” jelasnya.

PLN UIP Maluku Papua bersama pemerintah daerah, aparat keamanan, tokoh adat, dan masyarakat usai kegiatan sosialisasi pengadaan tanah proyek PLTP Tawa Songa Wayaua di Halmahera Selatan. (Dok. PLN UIP MPA)

General Manager PLN UIP MPA, Raja Muda Siregar, mengatakan bahwa pengembangan PLTP Tawa Songa Wayaua merupakan bagian dari komitmen PLN dalam mendukung target transisi energi nasional dan pemanfaatan energi baru terbarukan di kawasan Indonesia Timur.

Menurutnya, keberhasilan pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan tidak terlepas dari dukungan dan kolaborasi seluruh pihak, mulai dari pemerintah daerah, tokoh adat, aparat keamanan hingga masyarakat setempat.

“Sinergi seluruh stakeholder menjadi kunci agar pengembangan PLTP Tawa Songa Wayaua dapat berjalan dengan baik serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dan pembangunan daerah secara berkelanjutan,” ungkap Raja.

PLTP Tawa Songa Wayaua sendiri menjadi salah satu proyek strategis ketenagalistrikan berbasis energi bersih yang diharapkan mampu memperkuat keandalan sistem kelistrikan di Maluku Utara sekaligus mendukung target Net Zero Emission nasional. (pbn)

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *