Kalau tahun lalu kita siapkan sekitar 40 ekor, tahun ini hanya sekitar 20 ekor karena disesuaikan dengan kemampuan daerah dan kondisi yang ada.
Papuabaratnews.id, Sorong — Pemerintah Provinsi Papua Barat Daya (PBD) menyalurkan sekitar 20 ekor hewan kurban untuk masyarakat Muslim di wilayah tersebut dalam rangka perayaan Idul Adha 1447 Hijriah.
Gubernur PBD Elisa Kambu, mengatakan jumlah bantuan hewan kurban tahun ini menurun dibandingkan dengan tahun sebelumnya yang lebih dari 40 ekor sapi.
“Kalau tahun lalu kita siapkan sekitar 40 ekor, tahun ini hanya sekitar 20 ekor karena disesuaikan dengan kemampuan daerah dan kondisi yang ada,” kata Elisa Kambu di Sorong, Sabtu (23/5/2026) seperti dilansir Antar.
Sebanyak 20 bantuan sapi kurban itu akan disebar ke enam kabupaten dan kota di provinsi itu, terdiri atas delapan ekor untuk Kota Sorong, enam Kabupaten Sorong, sedangkan Tambrauw, Raja Ampat, dan Sorong Selatan, masing-masing dua ekor.
Selain bantuan dari Pemerintah Provinsi PBD, terdapat pula bantuan hewan kurban dari Presiden Republik Indonesia delapan ekor sapi disalurkan ke sejumlah daerah di provinsi itu.
Dia menjelaskan bantuan dari Presiden tersebut masing-masing disalurkan ke Kota Sorong dua ekor, Kabupaten Sorong, Raja Ampat, dan Tambrauw, masing-masing satu ekor.
Ia menjelaskan Idul Adha menjadi pengingat penting seluruh masyarakat untuk memperkuat kepedulian sosial dan semangat berbagi kepada sesama, terutama di tengah kondisi ekonomi yang sedang melambat.
“Momentum Idul Adha mengingatkan kita supaya tidak hanya berpikir tentang diri sendiri, tetapi hidup untuk sesama dan saling berbagi,” ujarnya.
Elisa mengatakan pemerintah tetap hadir di tengah masyarakat tanpa membedakan latar belakang golongan.
Menurut dia, kondisi ekonomi global yang berdampak hingga kampung harus dihadapi dengan semangat solidaritas dan saling membantu antarwarga.
“Kita harus tetap peduli terhadap sesama yang ada di sekitar kita. Dengan komitmen hidup berdampingan dan saling berbagi, kita bisa melewati situasi ini bersama-sama,” katanya.
Ia juga meminta masyarakat bersyukur atas bantuan yang diberikan itu, meskipun jumlahnya terbatas.
“Hanya dengan rasa syukur kita bisa menikmati apa yang ada. Kalau tidak disyukuri, itu tidak akan menjadi berkat bagi kita,” ujarnya.
Ketua Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) Masjid Al-Hidayah Kota Sorong Wakid Surtiono menyampaikan apresiasi atas bantuan hewan kurban dari Presiden RI dan Pemerintah Provinsi Papua Barat Daya.
Masjid tersebut menerima satu ekor sapi limosin bantuan Presiden RI dengan bobot sekitar 900 kilogram, satu ekor sapi bali dari Pemprov PBD, serta satu ekor sapi bantuan dari Panitia Hari Besar Islam (PHBI).
Selain bantuan tersebut, jamaah Masjid Al-Hidayah setempat tahun ini menghimpun delapan ekor hewan kurban dari masyarakat setempat. (pbn)


***
***





