Program kolaborasi Pemkab Pegaf dan GASING Academy selama dua pekan sukses membekali guru dan siswa, dorong peningkatan kualitas pendidikan dasar
Papuabaratnews.id, Pegunungan Arfak –- Pelatihan yang mengusung tema “Pegunungan Arfak Pandai Berhitung dengan Metode GASING” di Distrik Anggi Gida resmi ditutup dengan penuh suka cita dan rasa syukur, pada Kamis (30/4/2026).
Kegiatan ini ditutup oleh Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Pegunungan Arfak, Deny Agustinus Ngutra, yang turut didampingi jajaran, termasuk Kabid SMA/SMK.
Deny menyampaikan apresiasi atas kolaborasi antara Pemerintah Kabupaten Pegunungan Arfak (Pegaf) dan GASING Academy yang telah menghadirkan pelatihan berkualitas bagi guru dan siswa.
“Terima kasih atas dukungan dan kerja sama semua pihak. Pelatihan ini merupakan kelanjutan dari fase sebelumnya, yang kini semakin memperluas dampak—baik dari sisi jumlah guru yang terlatih maupun siswa yang merasakan manfaatnya,” ujarnya dalam sambutannya.

Program yang berlangsung selama dua pekan, sejak 13-29 April 2026 ini melibatkan 24 guru dan 72 siswa. Selama pelatihan, peserta dibimbing langsung oleh trainer dari GASING Academy untuk memperkuat kemampuan dasar matematika.
Materi yang diberikan mencakup penjumlahan, pengurangan, hingga perkalian sampai tiga digit, dengan pendekatan GASING (Gampang, Asyik, dan Menyenangkan).
Pendekatan ini tidak hanya menekankan kecepatan dan ketepatan berhitung, tetapi juga membangun rasa percaya diri siswa dalam memahami konsep matematika.
Deny berharap, semangat dan metode yang diperoleh selama pelatihan tidak berhenti di ruang pelatihan saja, tetapi terus diimplementasikan dalam proses belajar mengajar di sekolah.

“Harapan kami, pembelajaran matematika di Pegunungan Arfak menjadi lebih hidup dan membahagiakan, baik bagi guru maupun siswa,” tambahnya.
Program ini juga menjadi bagian dari langkah strategis Pemerintah Kabupaten Pegaf dalam meningkatkan kualitas pendidikan dasar, khususnya dalam membangun fondasi numerasi yang kuat sejak dini.
Dengan pendekatan yang menyenangkan, diharapkan stigma bahwa matematika adalah pelajaran sulit dapat dihilangkan, sekaligus menciptakan generasi pelajar yang lebih siap menghadapi tantangan pendidikan ke depan. (pbn)


***
***





