Program “OJK Goes to School” bekali siswa pemahaman menabung hingga bahaya pinjol ilegal
Papuabaratnews.id, Kaimana –- Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Papua Barat dan Papua Barat Daya terus mendorong peningkatan literasi keuangan di kalangan generasi muda. Salah satunya melalui program OJK Goes to School yang digelar di SMA Negeri 1 Kaimana, Kamis (24/4/2026).
Kegiatan ini menjadi penutup rangkaian edukasi keuangan yang sebelumnya menyasar berbagai kelompok masyarakat di Kaimana, mulai dari pelajar hingga aparat keamanan.
Dalam kegiatan tersebut, pelajar dibekali pemahaman tentang pentingnya perencanaan keuangan, budaya menabung, serta kewaspadaan terhadap maraknya aktivitas keuangan ilegal seperti pinjaman online ilegal dan investasi bodong.
Asisten Direktur OJK, Ferdian Ario, menegaskan bahwa literasi keuangan sejak dini menjadi kunci membentuk generasi yang mandiri secara finansial.

“Pelajar perlu memahami cara mengelola keuangan dengan baik agar mampu mengambil keputusan yang tepat dan tidak mudah terjebak penawaran yang merugikan,” ujarnya.
Kepala SMA Negeri 1 Kaimana, Yosaphat Lamawuran, mengapresiasi kegiatan tersebut. Ia menilai edukasi keuangan sangat penting dalam membentuk karakter siswa yang bijak dan bertanggung jawab.
Selain edukasi, OJK juga mendorong inklusi keuangan melalui pembukaan rekening Simpanan Pelajar (SimPel) bagi siswa di sejumlah sekolah.
Secara keseluruhan, rangkaian kegiatan edukasi keuangan OJK di Kaimana telah menjangkau 617 peserta dari berbagai kalangan.
OJK berharap program ini dapat terus meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pengelolaan keuangan yang sehat dan aman. (pbn)


***
***





