Ekstra dropping dilakukan bertahap sejak 12 Maret untuk menjaga pasokan energi rumah tangga, termasuk 175 ribu liter tambahan di Papua Barat dan Papua Barat Daya.
Papuabaratnews.id, Manokwari –- Pertamina Patra Niaga Regional Papua Maluku menambah penyaluran minyak tanah subsidi sebanyak 1,3 juta liter di wilayah Papua dan Maluku menjelang Idulfitri 2026. Tambahan pasokan ini dilakukan untuk memastikan kebutuhan energi rumah tangga masyarakat tetap terpenuhi selama Ramadan hingga masa libur Lebaran.
Executive General Manager Pertamina Patra Niaga Regional Papua Maluku, Awan Raharjo, mengatakan ekstra dropping tersebut telah dikoordinasikan dengan pemerintah daerah agar distribusinya tepat sasaran.
“Tambahan penyaluran ini sudah kami koordinasikan bersama pemerintah daerah setempat, sehingga minyak tanah subsidi dapat disalurkan secara tepat dan benar-benar dimanfaatkan oleh masyarakat. Ini juga menjadi komitmen kami memberikan layanan energi selama Ramadan dan menjelang Idulfitri,” ujar Awan dalam keterangan tertulis, Sabtu (14/3/2026).
Di wilayah Papua, tambahan pasokan mencapai 130 ribu liter yang didistribusikan ke Kota Jayapura, Kabupaten Sarmi, Keerom, Kepulauan Yapen, Waropen, dan Biak Numfor.
Sementara di Papua Barat Daya, Pertamina menyalurkan tambahan 125 ribu liter yang difokuskan di Kota Sorong, Kabupaten Sorong, Sorong Selatan, dan Raja Ampat.
Adapun untuk Papua Barat, ekstra pasokan sebesar 50 ribu liter difokuskan di Kabupaten Kaimana dan Fakfak. Sedangkan di Papua Tengah, tambahan sebanyak 64 ribu liter disalurkan ke Kabupaten Mimika, Nabire, dan Dogiyai.

Di wilayah Maluku, Pertamina juga menambah suplai minyak tanah secara signifikan. Di Maluku Utara, tambahan distribusi mencapai 376 ribu liter yang disalurkan ke seluruh kabupaten dan kota. Sementara di Provinsi Maluku, ekstra dropping mencapai 580 ribu liter.
Awan menjelaskan, penyaluran tambahan minyak tanah dilakukan secara bertahap mulai 12 Maret hingga mendekati Idulfitri, sekitar H-3 atau H-2 Lebaran, menyesuaikan kondisi distribusi di lapangan.
“Seluruh penjualan minyak tanah tambahan dilakukan melalui pangkalan resmi dan kami pastikan dijual sesuai harga eceran tertinggi (HET) yang telah ditetapkan oleh pemerintah daerah,” jelasnya.
Pertamina juga memastikan stok minyak tanah tetap terjaga selama periode Ramadan dan Idulfitri, baik di tingkat terminal BBM, agen, hingga pangkalan.
Ia mengimbau masyarakat agar tidak melakukan pembelian berlebihan dan tetap membeli sesuai kebutuhan.
“Kami terus memantau distribusi di lapangan serta melakukan pengecekan berkala bersama pemerintah daerah dan instansi terkait agar penyaluran berjalan lancar,” tambahnya.
Masyarakat yang membutuhkan informasi terkait produk dan layanan Pertamina dapat menghubungi Pertamina Contact Center 135. (pbn)


***
***





