banner 468x60 *** banner 468x60 ***

Pertamina Patra Niaga Maluku-Papua Jamin Ketersediaan Energi Jelang Idulfitri 1447 H

Executive General Manager Pertamina Patra Niaga Regional Papua Maluku, Awan Raharjo, bersama tim Satgas Ramadan dan Idulfitri 2026 saat memberikan keterangan terkait kesiapan pasokan energi menjelang Idulfitri di wilayah Papua dan Maluku. (Dok. Pertamina Patra Niaga)
banner 120x600

Satgas Ramadan–Idulfitri 2026 disiagakan sejak 9 Maret untuk memastikan pasokan BBM, LPG, dan avtur tetap aman selama periode mudik dan aktivitas masyarakat.

Papuabaratnews.id, Manokwari –- Pertamina Patra Niaga Regional Papua Maluku memastikan kesiapan pasokan dan layanan energi menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah melalui Satuan Tugas (Satgas) Ramadan dan Idulfitri 2026 yang telah mulai bertugas sejak 9 Maret 2026.

banner 325x300

Satgas ini dibentuk untuk memastikan keandalan suplai energi guna mendukung aktivitas ibadah, mobilitas masyarakat selama mudik Lebaran, serta kegiatan ekonomi di wilayah Papua dan Maluku.

Executive General Manager Pertamina Patra Niaga Regional Papua Maluku, Awan Raharjo, mengatakan meskipun aktivitas mudik di wilayah Papua dan Maluku tidak seramai di wilayah lain di Indonesia, Pertamina tetap mengantisipasi potensi lonjakan konsumsi energi masyarakat serta memastikan keamanan stok energi.

“Tetap ada puncak arus mudik yang diprediksi terjadi dua kali, yakni pada 14–15 Maret ketika anak sekolah mulai libur, dan 18–19 Maret menjelang perayaan Idulfitri. Sementara arus balik diperkirakan terjadi pada 24–25 Maret dan 28–29 Maret,” ujar Awan.

Ia menjelaskan, Pertamina telah memetakan proyeksi peningkatan konsumsi energi pada periode tersebut serta menyiapkan seluruh infrastruktur operasional dan lembaga penyalur sejak awal Februari.

Petugas Pertamina melakukan pengisian avtur pada pesawat di bandara sebagai bagian dari upaya menjaga kelancaran pasokan energi sektor penerbangan selama masa mudik Lebaran. (Dok. Pertamina Patra Niaga)

Di wilayah Papua dan Maluku, konsumsi BBM jenis gasoline atau bensin diproyeksikan meningkat sekitar 3,8 persen, minyak tanah naik 4,5 persen, avtur meningkat 1,5 persen, serta LPG yang diperkirakan mengalami kenaikan signifikan hingga 17,5 persen.

Sebaliknya, konsumsi BBM jenis gasoil atau diesel diprediksi menurun sekitar 10,6 persen, sementara BBM industri diperkirakan turun sekitar 3,5 persen seiring berkurangnya aktivitas logistik dan industri selama masa libur Lebaran.

Untuk mengantisipasi peningkatan kebutuhan energi tersebut, Pertamina menyiapkan berbagai sarana dan fasilitas operasional yang siap beroperasi maksimal, di antaranya 21 Fuel Terminal, dua LPG Terminal, 12 Aviation Fuel Terminal, dua SPBE LPG non-subsidi, 338 mobil tangki, serta 21 kapal tanker suplai.

Selain itu, jaringan lembaga penyalur juga disiagakan untuk memastikan pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan optimal, meliputi 467 SPBU reguler dan non-reguler, 39 SPBU Nelayan, 228 Pertashop, 30 agen LPG, serta 131 agen minyak tanah.

Awan menambahkan, pada masa Satgas Ramadan dan Idulfitri, Pertamina juga menyiapkan empat pilar layanan utama, yakni pilar layanan energi, pilar wilayah atensi pada jalur utama dan lokasi wisata, pilar promosi melalui aplikasi MyPertamina, serta pilar layanan tambahan berupa fasilitas Serambi MyPertamina.

Untuk layanan energi, disiapkan 506 SPBU siaga, 131 agen minyak tanah siaga, serta 30 agen LPG siaga yang akan beroperasi selama 24 jam atau dengan jam operasional yang diperpanjang, termasuk tetap melayani masyarakat pada hari libur Idulfitri.

Layanan tambahan Serambi MyPertamina juga telah beroperasi di Bandara Domine Eduard Osok, Sorong, sejak 9 Maret 2026. Fasilitas ini menyediakan berbagai layanan gratis bagi masyarakat, seperti mini klinik, kursi pijat, makanan ringan dan minuman, hingga layanan porter gratis bagi penumpang pesawat.

Petugas Pertamina melakukan pemantauan fasilitas penyimpanan energi untuk memastikan kesiapan infrastruktur dan keamanan stok BBM selama periode Satgas Ramadan dan Idulfitri 2026. (Dok. Pertamina Patra Niaga)

Pertamina juga menghadirkan berbagai program promosi melalui aplikasi MyPertamina selama Ramadan dan Idulfitri, seperti promo diskon mudik sebesar Rp15.000 untuk pembelian BBM menggunakan MyPertamina, cashback pembelian Bright Gas, hingga promo transaksi akumulasi dengan hadiah THR.

Di sektor penerbangan, Pertamina turut memberikan diskon 10 persen untuk pembelian avtur di 37 bandara pada periode 14–29 Maret 2026 guna mendukung kelancaran operasional penerbangan selama masa mudik Lebaran.

“Ramadan dan Idulfitri menjadi momen spesial bagi masyarakat Indonesia. Kami berkomitmen memastikan ketersediaan energi sehingga setiap perjalanan dan aktivitas masyarakat dapat berjalan dengan lancar dan nyaman,” kata Awan.

Ia menambahkan, komitmen tersebut merupakan bagian dari semangat Pertamina untuk terus melayani masyarakat, termasuk di kawasan timur Indonesia.

Untuk informasi lebih lanjut mengenai layanan dan produk Pertamina Patra Niaga, masyarakat dapat menghubungi Pertamina Contact Center di nomor 135.  (pbn)

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *