banner 468x60 *** banner 468x60 ***

Jamin Pasokan BBM dan Gas, Pertamina Bentuk Satgas

Komisaris Utama PT Pertamina (Persero), Mochamad Iriawan mengunjungi SPBU rest area KM 57 Tol Jakarta - Cikampek, Senin (9/3/2026). (Dok. Pertamina)
banner 120x600

Keberhasilan Satgas Natal dan Tahun Baru 2025 yang lalu menjadi modal penting bagi Pertamina dalam menghadapi periode Ramadan dan Idul Fitri.

Papuabaratnews.id, Jakarta –- PT Pertamina (Persero) resmi mengoperasikan Satuan Tugas Ramadan dan Idul Fitri 2026/1447 H yang akan bertugas memastikan keandalan pasokan dan distribusi energi nasional selama periode Ramadan hingga Idul Fitri.

banner 325x300

Direktur Utama Pertamina Simon Aloysius Mantiri mengatakan satgas beroperasi mulai 9 Maret hingga 1 April 2026 di seluruh wilayah Indonesia. Pembentukan satgas itu merupakan langkah strategis Pertamina untuk memastikan ketersediaan dan kelancaran distribusi energi di tengah meningkatnya kebutuhan masyarakat serta tingginya mobilitas pada periode arus mudik dan arus balik Idul Fitri.

“Keberhasilan Satgas Natal dan Tahun Baru 2025 yang lalu menjadi modal penting bagi Pertamina dalam menghadapi periode Ramadan dan Idul Fitri. Dengan persiapan yang matang, koordinasi lintas fungsi yang kuat, serta kolaborasi di seluruh lini operasional, kami optimistis Pertamina mampu menjaga keandalan distribusi energi nasional,” ujarnya saat Kick Off Satgas Ramadan dan Idul Fitri, di Jakarta, Senin (9/3/2026).

Menurut Simon, periode Ramadan dan Idul Fitri merupakan salah satu periode paling kritikal dalam distribusi energi nasional karena meningkatnya konsumsi BBM, elpiji, dan gas. Hal itu seiring dengan meningkatnya mobilitas masyarakat serta kebutuhan energi di sektor transportasi, rumah tangga, dan industri.

Untuk itu, Pertamina telah mengambil berbagai langkah antisipatif melalui early preparation, penguatan koordinasi lintas fungsi, serta penguatan sistem monitoring dan mitigasi risiko di seluruh rantai operasional perusahaan.

“Dengan langkah-langkah tersebut, ketersediaan BBM, elpiji, dan gas selama Ramadan dan Idul Fitri tetap aman dan mencukupi,” jelas Simon.

Selain memastikan pasokan energi tetap terjaga, Pertamina juga menyiapkan berbagai layanan tambahan untuk mendukung kenyamanan masyarakat selama Ramadan dan perjalanan mudik Idul Fitri.

Seluruh operasional satgas akan dipantau secara terintegrasi melalui Command Center dan Digital Monitoring System yang memungkinkan pemantauan distribusi energi secara real-time.

Untuk memastikan kesiapan pasokan BBM dan kualitas layanan pada arus mudik 2026, Komisaris Utama PT Pertamina Mochamad Iriawan mengecek kesiapan SPBU di rest area Km 57 Tol Jakarta-Cikampek pada Senin (9/3) malam.

“Saya turun langsung ke lapangan hari ini untuk memastikan tidak ada hambatan sekecil apa pun dalam distribusi. Setiap tetes BBM harus sampai ke tangan konsumen dengan lancar. SPBU Km 57 ini adalah titik vital, ketersediaan stok dan kecepatan pelayanan di sini menjadi prioritas utama,” tegas Iriawan yang karib disapa Iwan Bule.

Tak hanya memantau aspek teknis seperti tangki timbun dan area dispenser BBM, Iwan secara detail memeriksa fasilitas penunjang yang berdampak langsung pada kenyamanan pemudik seperti kebersihan fasilitas musala, toilet, dan ketersediaan air bersih yang akan menampung lonjakan ribuan pengunjung.

Selain itu, ia juga memantau kesiapan layanan pembayaran nontunai untuk mempercepat proses pengisian dan menekan antrean panjang, kesiapan posko kesehatan, serta kesiagaan petugas lapangan dalam mengatur kelancaran arus lalu lintas di area SPBU. (mid/pbn)

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *