Papuabaratnews.id, Manokwari – Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kemenag) Provinsi Papua Barat menyebut kuota haji tahun 2025 untuk dua provinsi yaitu, Papua Barat dan Papua Barat Daya sebanyak 723 orang calon haji.
Kepala Bidang Haji dan Bimbingan Masyarakat Islam Kemenag Papua Barat H Aziz Hegemur mengatakan pembagian kuota haji disesuaikan dengan jumlah penduduk beragama Islam.
Kuota tersebut terdiri atas 679 orang haji reguler, 36 orang haji lanjut usia (lansia), 6 Petugas Haji Daerah (PHD), 2 orang dari Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (KBIHU).
“Pembagian kuota haji reguler untuk kabupaten/kota disesuaikan dengan jumlah penduduk muslim terbanyak,” kata Aziz di Manokwari, Selasa (25/2/2025).
Dia menyebut kuota haji reguler Papua Barat 331 orang tersebar di Manokwari 160 orang, Fakfak 74 orang, Teluk Bintuni 37 orang, Kaimana 35 orang, Teluk Wondama 18 orang, dan Manokwari Selatan 7 orang.
Kemudian, Papua Barat Daya 348 orang yang berasal dari Kota Sorong 225 orang, Kabupaten Sorong 73 orang, Raja Ampat 21 orang, Sorong Selatan 20 orang, Tambarauw 6 orang, dan Maybrat 3 orang.
“Kota Sorong dan Kabupaten Manokwari menjadi daerah dengan kuota haji reguler paling banyak,” ucap Aziz.
Ada sembilan kabupaten/kota yang mendapat pembagian kuota haji lansia, meliputi Kota Sorong 12 orang, Kabupaten Fakfak 7 orang, Kabupaten Sorong dan Manokwari masing-masing 4 orang.
Berikutnya, Kabupaten Raja Ampat dan Kabupaten Tambrauw mendapat kuota masing-masing 2 orang, Kabupaten Sorong Selatan dan Kabupaten Kaimana masing-masing 1 orang.
“Kalau PHD Papua Barat 4 orang, dan Papua Barat Daya 2 orang yang dibiayai oleh pemerintah provinsi,” ujar Aziz.
Dia mengatakan jadwal pelaksanaan manasik haji dari masing-masing kabupaten/kota sudah dirangkum, yang nantinya akan dilaporkan kepada Kemenag Republik Indonesia di Jakarta.
Seluruh calon jamaah haji Papua Barat dan Papua Barat Daya diimbau untuk mengonsumsi makanan bergizi, buah-buahan, rutin berolahraga, dan perbanyak istirahat agar tubuh tetap bugar.
“Supaya saat masuk embarkasi Makassar sampai berangkat ke Tanah Suci dan kembali, semua dalam kondisi sehat,” kata Aziz. (fan/pbn)


***
***





