banner 468x60 *** banner 468x60 ***

Penerima Bantuan Pangan di Papua Barat Naik 82 Persen

Rapat koordinasi Perum Bulog Cabang Manokwari bersama pemerintah daerah, aparat TNI-Polri, dan pihak terkait dalam rangka penyaluran bantuan pangan beras dan minyak goreng untuk lima kabupaten di Papua Barat, Senin (13/4/2026). (Dok. Istimewa)
banner 120x600

Bulog catat 54.803 penerima beras dan minyak goreng Februari–Maret 2026, penyaluran ditargetkan tuntas awal Mei.

Papuabaratnews.id, Manokwari –- Perum Bulog mencatat jumlah penerima bantuan pangan beras dan minyak goreng pada Februari-Maret 2026 dari lima kabupaten di Provinsi Papua Barat sebanyak 54.803 penerima atau meningkat 82 persen dibanding periode Oktober-November 2025.

banner 325x300

Kepala Perum Bulog Cabang Manokwari Sheika Irawaty, mengatakan jumlah keluarga penerima bantuan pangan ditetapkan oleh Bapanas berdasarkan Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN).

“Jumlah penerima bantuan pangan meningkat sebanyak 24.784 penerima. Data ini bukan dari Bulog, karena Bulog ditugaskan hanya menyediakan komoditas kemudian disalurkan,” kata Irawaty di Manokwari, Senin (13/4/2026).

Ia merinci, penerima bantuan pangan tersebar di Manokwari sebanyak 22.471 penerima, disusul Teluk Bintuni 10.270 penerima, Pegunungan Arfak 9.341 penerima, Teluk Wondama 6.542 penerima, dan Manokwari Selatan 6.179 penerima.

Bulog kemudian menginisiasi rapat koordinasi dengan masing-masing pemerintah daerah, aparat TNI-Polri, dan transporter PT Jasa Prima Logistik guna menyepakati lokasi penyaluran bantuan pangan beras maupun minyak goreng.

“Batas penyaluran sampai dengan 31 Mei 2026, dan kami akan mulai salurkan Selasa besok, paling lambat Rabu. Target kami, minggu pertama Mei sudah tuntas,” ujarnya.

Dia menyebut, total pagu bantuan pangan untuk lima kabupaten di Papua Barat juga mengalami peningkatan dari periode Oktober-November 2025 sebanyak 600.380 kilogram beras menjadi 1.096.060 kilogram pada Februari-Maret 2026.

Sama halnya dengan bantuan pangan jenis minyak goreng yang juga meningkat sebanyak 99.136 liter, yaitu dari 120.076 liter pada Oktober-November 2025 menjadi 219.212 liter pada periode Februari-Maret 2026.

“Kalau beras meningkat sebanyak 495.680 kilogram. Penyaluran bantuan pangan beras maupun minyak goreng bertujuan menjaga daya beli masyarakat dan stabilisasi ekonomi,” ujarnya.

Kabupaten Manokwari menerima alokasi 449.420 kilogram beras dan 89.884 liter minyak goreng. Teluk Bintuni 205.400 kilogram beras dan 41.080 liter minyak goreng. Pegunungan Arfak 186.820 kilogram beras dan 37.364 liter minyak goreng.

Selanjutnya, Kabupaten Teluk Wondama memperoleh alokasi 130.840 kilogram beras dan 26.168 liter minyak goreng. Kabupaten Manokwari Selatan menerima pagu sebanyak 123.580 kilogram beras dan 24.716 liter minyak goreng.

“Penyaluran dilakukan sekaligus untuk dua bulan. Jadi, masing-masing keluarga akan menerima 20 kilogram beras dan 4 liter minyak goreng,” ucap Irawaty. (pbn)

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *