banner 468x60 *** banner 468x60 ***

Berita  

Unipa Wisuda 25 Dokter Baru, Total Alumni FK Capai 101 Orang

Fakultas Kedokteran Unipa meluluskan 25 dokter muda perkuat layanan kesehatan di Papua, Sabtu (14/2/2026) (ANTARA/Yuvensius Lasa Banafanu)
banner 120x600

Penguatan layanan kesehatan di Tanah Papua, peluang pembukaan program dokter spesialis terbuka.

Papuabaratnews.id, Sorong – Universitas Papua (Unipa) mewisuda 25 dokter baru dalam prosesi pengambilan sumpah di Kota Sorong, Sabtu (14/2/2026). Dengan penambahan tersebut, total alumni Fakultas Kedokteran (FK) Unipa kini mencapai 101 dokter yang telah mengabdi di berbagai wilayah Indonesia.

banner 325x300

Rektor Unipa, Hugo Warami, menyampaikan apresiasi atas capaian Fakultas Kedokteran yang terus berkontribusi dalam peningkatan derajat kesehatan masyarakat, khususnya di Tanah Papua.

“Kami patut bangga. Hari ini Unipa menghasilkan 25 dokter baru, menambah total alumni FK menjadi 101 dokter yang telah berkontribusi baik di Papua maupun di seluruh Indonesia,” ujarnya usai prosesi pengambilan sumpah seperti dikutip Antara.

Menurutnya, para lulusan FK Unipa telah tersebar di berbagai wilayah, mulai dari Aceh hingga Papua, baik melalui program magang maupun penugasan lainnya. Sebagian besar lulusan merupakan putra-putri asli Papua yang menempuh seluruh proses pendidikan di Unipa.

Terkait rencana pembukaan program dokter spesialis, Rektor menyebut peluang tersebut terbuka selama ketersediaan sumber daya manusia dan sarana pendukung terpenuhi. Persyaratan utama meliputi keberadaan rumah sakit pendidikan yang memenuhi standar serta tenaga dokter spesialis dan subspesialis yang dapat menjadi pengajar maupun pembimbing.

“Kementerian Kesehatan telah membuka ruang kerja sama untuk pengembangan program spesialis. Jika sumber daya sudah tersedia, kami siap membuka program spesialis dan subspesialis di Unipa,” jelasnya.

Ia juga menegaskan pentingnya dukungan pemerintah daerah, baik provinsi maupun kabupaten/kota, khususnya dalam alokasi anggaran pendidikan dan kesehatan sebagai bagian dari tanggung jawab bersama meningkatkan kualitas sumber daya manusia.

“Dengan adanya tambahan dokter baru ini, kami berharap layanan kesehatan di Papua semakin optimal, dan putra-putri asli Papua termotivasi menempuh pendidikan kedokteran serta kembali mengabdi bagi daerahnya,” kata Hugo. (pbn)

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *