Total 7.423 klaim dibayarkan senilai Rp123,4 miliar, namun nilai manfaat menurun dibanding tahun sebelumnya.
Papuabaratnews.id, Manokwari –- Jumlah klaim Program Jaminan Sosial Tenaga Kerja (Jamsostek) di Provinsi Papua Barat sepanjang tahun 2025 tercatat sebanyak 7.423 klaim. Angka tersebut meningkat 7 persen dibandingkan periode 2024 yang mencapai 6.933 klaim.
Kepala Badan Penyelenggara Jamsostek Cabang Manokwari, Gery Dame Malelak, mengatakan total realisasi pembayaran klaim serta beasiswa bagi anak peserta Jamsostek pada tahun 2025 mencapai Rp123,4 miliar.
“Peningkatan jumlah klaim ini menunjukkan pemanfaatan Program Jamsostek oleh peserta di Papua Barat semakin optimal,” ujar Gery di Manokwari, Senin (12/1/2026), seperti dilansir Antara.
Ia menjelaskan, klaim jaminan hari tua (JHT) masih mendominasi dengan jumlah 6.122 klaim senilai Rp100,948 miliar. Selanjutnya, klaim jaminan kematian (JKM) tercatat sebanyak 612 klaim dengan nilai Rp19,467 miliar.
Sementara itu, klaim jaminan kecelakaan kerja (JKK) tercatat 35 klaim senilai Rp862,598 juta, jaminan pensiun (JP) sebanyak 75 klaim dengan nilai Rp785,326 juta, serta jaminan kehilangan pekerjaan (JKP) sebanyak 414 klaim dengan nilai Rp884,530 juta.
“Untuk beasiswa, kami menyalurkan kepada 165 anak dari peserta Program Jamsostek dengan total nilai Rp526,500 juta sepanjang tahun 2025,” katanya.
Meski jumlah klaim meningkat, Gery mengungkapkan total nilai pembayaran manfaat pada 2025 justru lebih rendah dibandingkan tahun 2024 yang mencapai Rp135,19 miliar. Penurunan tersebut dipengaruhi oleh berkurangnya nilai klaim JHT dan JP.
Namun demikian, empat program lainnya mencatatkan kenaikan nilai klaim yang cukup signifikan. Nilai klaim JKM meningkat 55 persen, JKK naik 6 persen, JKP melonjak hingga 1.379 persen, serta beasiswa tumbuh 29 persen dibandingkan tahun sebelumnya.
“Nilai klaim JHT turun sekitar 2 persen dan jaminan pensiun turun 4 persen dibandingkan tahun 2024,” ujarnya.
Menurut Gery, peningkatan jumlah klaim mencerminkan semakin luasnya cakupan perlindungan sosial ketenagakerjaan serta meningkatnya pemahaman peserta terhadap manfaat Program Jamsostek.
“Kami terus berupaya memastikan proses layanan klaim berjalan cepat, mudah, dan tepat sasaran bagi seluruh peserta di Papua Barat,” katanya. (ant)


***
***





