Kunjungan turun bulanan, namun melonjak tajam secara tahunan
Papuabaratnews.id, Manokwari –- Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Papua Barat mencatat sebanyak 76.288 wisatawan nusantara (wisnus) berkunjung ke Papua Barat sepanjang November 2025. Angka ini mengalami penurunan 10,90 persen dibandingkan Oktober 2025 yang mencapai 85.620 kunjungan.
Meski demikian, secara year-on-year (yoy), kunjungan wisnus ke Papua Barat justru melonjak signifikan sebesar 173,80 persen dibandingkan November 2024 yang hanya tercatat 27.860 kunjungan.
Kepala BPS Papua Barat, Merry, menjelaskan bahwa tren tahunan tersebut menunjukkan pemulihan kuat sektor perjalanan domestik ke Papua Barat, meskipun secara bulanan masih mengalami fluktuasi.
“Secara tahunan, jumlah wisnus tujuan Papua Barat meningkat cukup tajam dibandingkan tahun lalu,” ujar Merry dalam konferensi pers di Manokwari, Senin (5/1/2026).
Sementara itu, perjalanan wisnus asal Papua Barat pada November 2025 tercatat sebanyak 71.782 perjalanan, atau turun 6,66 persen dibandingkan Oktober 2025 yang mencapai 76.910 perjalanan. Namun secara tahunan, jumlah perjalanan wisnus asal Papua Barat meningkat 108 persen dibandingkan November 2024 yang hanya sebanyak 34.510 perjalanan.
Dari sisi akomodasi, Tingkat Penghunian Kamar (TPK) hotel bintang di Papua Barat pada November 2025 tercatat sebesar 44,75 persen, atau meningkat 7,53 persen poin dibandingkan Oktober 2025 yang sebesar 37,22 persen.
Capaian ini menempatkan Papua Barat pada peringkat kesembilan dari 14 provinsi di wilayah Sulampua, namun masih berada di bawah TPK nasional yang tercatat sebesar 53,89 persen.
Untuk TPK hotel nonbintang, pada November 2025 tercatat sebesar 22,42 persen, meningkat 3,17 persen poin dibandingkan Oktober 2025 yang sebesar 19,25 persen. Sementara TPK gabungan hotel bintang dan nonbintang mencapai 30,20 persen, naik 4,69 persen poin dari bulan sebelumnya yang sebesar 25,51 persen.
BPS juga mencatat rata-rata lama menginap tamu (RLMT) hotel bintang pada November 2025. RLMT wisnus tercatat 1,96 hari, atau turun 0,16 poin dibandingkan Oktober 2025 yang mencapai 2,13 hari. Sementara RLMT wisatawan asing tercatat 2,93 hari, atau meningkat 1,93 poin dibandingkan Oktober 2025 yang hanya 1 hari.
Adapun RLMT gabungan wisnus dan wisman tercatat sebesar 1,97 hari, turun 0,16 poin dibandingkan Oktober 2025 yang mencapai 2,12 hari.
“Perubahan rata-rata lama menginap ini mencerminkan dinamika pola perjalanan dan aktivitas wisatawan di Papua Barat,” kata Merry. (pbn)


***
***





