banner 468x60 *** banner 468x60 ***

KPP Pratama Manokwari Gelar Dialog Publik Tingkatkan Mutu Layanan Pajak

Para peserta mengikuti Forum Diskusi Publik yang digelar KPP Pratama anokwari di Gedung Keuangan Negara Manokwari, Kamis (11/12/2025). Kegiatan ini menjadi ruang dialog antara wajib pajak, akademisi, instansi pemerintah, dan media untuk meningkatkan kualitas layanan perpajakan. (Dok.Istimewa)
banner 120x600

Wajib pajak, akademisi, dan pemda diajak beri masukan jelang penerapan sistem Coretax 2026.

Papuabaratnews.id, Manokwari – Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Manokwari, Papua Barat, membuka ruang dialog yang melibatkan sejumlah wajib pajak, akademisi, instansi pemerintah daerah, dan media massa untuk mewujudkan layanan berkualitas.

banner 325x300

Kepala KPP Pratama Manokwari Mohamad Marulli mengatakan forum diskusi publik merupakan wadah strategis untuk mendapatkan saran perbaikan dari pengguna layanan.

“Kami mau mendengar langsung dari wajib pajak, hal-hal apa yang perlu kami perbaiki dalam memberikan layanan perpajakan,” kata Marulli di Gedung Keuangan Negara Manokwari, Kamis (11/12/2025).

Ia menyebut bahwa KPP Pratama Manokwari dituntut merumuskan konsep strategis agar dapat memberikan pelayanan maksimal sesuai ketentuan standar operasi sekaligus menjangkau 63.464 wajib pajak aktif.

KPP Pratama Manokwari juga telah melakukan survei kepuasan masyarakat untuk mengetahui persepsi masyarakat terhadap kualitas dan mutu layanan, bahan evaluasi, serta upaya menciptakan layanan yang semakin inovatif.

“Jadi, setiap kritik dan saran itu menjadi bahan buat kami meningkatkan mutu dan kualitas pelayanan perpajakan,” ucap dia.

Menurut dia, perbaikan tersebut tidak hanya fokus pada pelayanan perpajakan secara tatap muka, melainkan optimalisasi pemanfaatan layanan inovasi berbasis digital yakni Coretax yang mulai diberlakukan sejak 2026.

Coretax merupakan sistem administrasi perpajakan yang menggabungkan berbagai layanan ke dalam satu platform terpadu, sehingga proses perpajakan menjadi semakin cepat, akurat, dan lebih efisien dibanding sistem sebelumnya.

“Sebelum Coretax diterapkan, tentu kami butuh masukan dari wajib pajak badan usaha maupun wajib pajak orang pribadi melalui forum diskusi publik,” ucap dia.

Menjelang akhir tahun 2025, kata dia, KPP Pratama Manokwari membuka operasional tambahan pada Sabtu dan Minggu dengan tujuan memudahkan proses aktivasi akun Coretax bagi wajib pajak yang mengalami kesulitan.

Adapun wilayah kerja KPP Pratama Manokwari mencakup lima kabupaten di Papua Barat yaitu Manokwari, Manokwari Selatan, Pegunungan Arfak, Teluk Bintuni dan Teluk Wondama dengan tingkat karateristik yang berbeda-beda.

“Kami juga rencana mau buka pos pelayanan di kantor gubernur untuk melayani ASN yang mau aktivasi Coretax,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, Marulli juga mengimbau kepada seluruh masyarakat di lima kabupaten untuk mengantisipasi modus penipuan yang mengatasnamakan pegawai pajak melalui saluran komunikasi elektronik.

“Kalau dapat pesan WA atau e-mail yang mencurigakan, tolong komunikasi dengan kami melalui nomor kontak 085121310955,” pesan Marulli. (pbn)

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *