banner 468x60 *** banner 468x60 ***

Berita  

Menkum Beri Beasiswa Sekolah Kedinasan kepada Anggota Paskibraka Papua Barat Daya

Menteri Hukum Supratman Andi Agtas. (ANTARA/HO-Kementerian Hukum RI)
banner 120x600

Papuabaratnews.id, Jakarta –   Menteri Hukum (Menkum) Supratman Andi Agtas akan memberikan beasiswa sekolah kedinasan bagi tiga anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) asal Papua Barat Daya yang viral di media sosial atas aksi heroik saat upacara Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-80 RI.

Ketiga anggota Paskibraka tersebut, yakni Kristo Dimara, Afgan Sapulete, dan Frans Beto Kolowa.

banner 325x300

“Saya akan memberikan akses untuk bergabung ke Kementerian Hukum (Kemenkum) melalui sekolah kedinasan Politeknik Pengayoman milik Kemenkum, jika mereka berkenan,” kata Supratman saat dikonfirmasi di Jakarta, Selasa (19/8/2025), seperti dilansir dari Antara.

Selain itu, Menkum juga akan memberikan hadiah masing-masing berupa sepeda motor kepada ketiganya, sesuai permintaan mereka.

Adapun video yang viral tersebut memperlihatkan barisan Paskibraka di Papua Barat Daya yang bertugas dalam Upacara HUT Ke-80 RI.

Di barisan terdepan, seorang anak laki-laki bernama Kristo tampak hampir pingsan. Dengan sigap, kedua rekannya, yaitu Afgan dan Frans menggandeng Kristo agar mampu berdiri menyelesaikan rangkaian upacara.

Aksi heroik Paskibraka asal Papua Barat Daya yang terekam saat upacara HUT Ke-80 RI itu menarik simpati masyarakat, termasuk Supratman.

Atas kejadian tersebut, Menkum mengapresiasi ketiga anggota Paskibraka melalui video call aplikasi WhatsApp.

“Saya sudah berkomunikasi melalui video call dengan ketiga siswa didampingi ibu Kesbangpol di Sorong. Setelah menyaksikan video itu saya tersentuh melihat jiwa nasionalis adik-adik tersebut,” ujar dia.

Usai viralnya video kejadian anggota Paskibraka yang hampir pingsan dimuat di salah satu akun media sosial, Menkum, melalui media sosial pribadinya, mencoba mencari tahu keberadaan tiga anggota Paskibraka tersebut.

Melalui perantara kantor wilayah Kemenkum Papua Barat, ia berhasil menghubungi ketiga siswa yang berada di Sorong, Papua Barat Daya dan berharap mereka tetap menjunjung jiwa nasionalismenya.

“Mereka anak-anak luar biasa, rasa nasionalismenya sungguh menyentuh hati. Teruslah berbangga menjadi warga negara Indonesia,” tutur Menkum. (ant)

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *