Papuabaratnews.id, Karimun – Seremoni pemotongan besi pertama untuk fabrikasi anjungan proyek Tangguh UCC resmi digelar di Saipem Yard Karimun. Pemotongan ini menandai dimulainya pembangunan struktur jacket anjungan yang akan menjadi bagian penting dari pengembangan proyek Tangguh UCC.

Proyek UCC (Ubadari, Compression, and Carbon Capture) mencakup pengembangan lapangan gas Ubadari, peningkatan perolehan gas (EGR) melalui teknologi penangkapan, pemanfaatan, dan penyimpanan karbon (CCUS), serta pembangunan fasilitas kompresi di darat. Proyek ini memanfaatkan dan memperluas infrastruktur eksisting di fasilitas Tangguh LNG, Papua Barat, Indonesia.

Diperkirakan mulai berproduksi pada 2028, proyek Tangguh UCC diharapkan mampu menyumbang sekitar 3 triliun kaki kubik gas tambahan, memperkuat ketahanan energi nasional dan mendukung kebutuhan energi kawasan Asia yang terus tumbuh.

(adv/pbn)


***
***





