banner 468x60 *** banner 468x60 ***

Berita  

Kabupaten Pegunungan Arfak Tuntaskan Peta Ketahanan Pangan

Kepala Bidang Ketersediaan dan Kerawanan Pangan Dinas Ketahanan Pangan Papua Barat Eni Nuraeni di Manokwari. (Papuabaratnews/Istimewa)
banner 120x600

Papuabaratnews.id, Manokwari – Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Papua Barat menyebut Kabupaten Pegunungan Arfak telah menuntaskan penyusunan peta Ketahanan Pangan yang bermanfaat untuk pengambilan kebijakan.

Kepala Bidang Ketersediaan dan Kerawanan Pangan Dinas Ketahanan Pangan Papua Barat Eni Nuraeni mengatakan, pemerintah provinsi dan kabupaten harus menyusun peta dimaksud.

banner 325x300

Penyusunan peta analisis ketahanan dan kerentanan pangan dari setiap kabupaten akan difokuskan pada kawasan pedesaan, sedangkan provinsi memotret kondisi tingkat distrik atau kecamatan.

“Pegunungan Arfak sudah menyelesaikan penyusunan peta. Kalau kabupaten lain, masih dalam proses,” kata Eni di Manokwari, Jumat (14/2/2025).

Menurut dia penyajian data dan informasi sebaran wilayah ketahanan dan kerentanan pangan dengan delapan indikator, diperoleh dari sejumlah organisasi perangkat daerah yang berkaitan.

Peta Ketahanan Pangan tingkat kabupaten maupun provinsi disusun oleh Dinas Ketahanan Pangan, dan diperbaharui setiap tahun sesuai kondisi riil yang terjadi di lapangan.

“Misalnya, tahun ini satu desa masuk kategori rentan pangan prioritas 3, setelah diintervensi statusnya berubah. Makanya, harus di-update,” ujar Eni.

Dia menyebut bahwa peta itu bakal menjadi alat bantu perumusan strategi efektif dalam mengatasi permasalahan kerawanan pangan yang terjadi di tujuh kabupaten se-Papua Barat.

Meliputi, Kabupaten Manokwari, Kabupaten Manokwari Selatan, Kabupaten Pegunungan Arfak, Kabupaten Teluk Bintuni, Kabupaten Teluk Wondama, Kabupaten Kaimana, dan Kabupaten Fakfak.

“Hanya masih terjadi kendala soal permintaan data dari lintas sektor. Kami berharap ego sektoral bisa dikurangi supaya penyelesaian peta bisa tepat waktu,” ucap Eni. (fan/pbn)

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *