banner 468x60

Berita  

Gubernur Mandacan: Keberhasilan Pembangunan Diukur dari Dampak bagi Masyarakat

PELANTIKAN KEPALA BAPPEDA – Kepala Bappeda Papua Barat Charlie Danny Heatubun menandatangani berita acara pelantikan disaksikan Gubernur Papua Barat Dominggus Mandacan di Manokwari, Selasa (6/10/2026). Gubernur meminta Bappeda memperkuat perencanaan berbasis data dan memastikan setiap program pembangunan memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan Masyarakat. (Foto: Papuabaratnews.id/Istimewa)
banner 120x600

Dominggus Mandacan lantik Kepala Bappeda Papua Barat, Tekankan perencanaan berbasis data dan kolaborasi lintas sektor

Papuabaratnews.id, Manokwari — Gubernur Papua Barat Dominggus Mandacan menegaskan keberhasilan pembangunan daerah harus diukur dari perubahan positif yang dirasakan masyarakat, bukan sekadar banyaknya program maupun besarnya anggaran belanja pemerintah.

banner 325x300

Pernyataan itu disampaikan Dominggus saat memberikan sambutan seusai melantik Charlie Danny Heatubun sebagai Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Papua Barat di Manokwari, Selasa (6/10/2026).

“Ukuran keberhasilan pembangunan adalah seberapa besar program pembangunan berdampak luas pada peningkatan kesejahteraan masyarakat,” kata Dominggus.

Menurut dia, orientasi pembangunan kesejahteraan berbasis hasil harus diterapkan dalam perencanaan dan pelaksanaan program prioritas daerah, yakni Papua Barat Sehat, Papua Barat Cerdas, dan Papua Barat Produktif.

Pemerintah daerah, kata Dominggus, membutuhkan perencanaan yang adaptif, inovatif, kolaboratif, dan tetap berorientasi pada hasil untuk menjawab berbagai tantangan pembangunan di seluruh wilayah Papua Barat yang semakin kompleks.

“Kualitas pembangunan sangat dipengaruhi oleh kualitas perencanaan. Perencanaan yang baik harus dimulai dari data yang valid,” ujarnya.

Karena itu, Dominggus meminta Bappeda memastikan setiap perencanaan pembangunan berangkat dari data yang akurat. Data tersebut harus menjadi dasar untuk menghasilkan analisis dan kebijakan yang tepat sasaran serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Bappeda, lanjut dia, memiliki posisi strategis karena berperan mengintegrasikan data, informasi, aspirasi masyarakat, potensi daerah, serta berbagai permasalahan sebagai dasar penyusunan arah kebijakan pembangunan pada masa mendatang.

“Peran itu mencakup penyusunan perencanaan, koordinasi, pengendalian, pemantauan, dan evaluasi terhadap pelaksanaan pembangunan daerah,” kata Dominggus.

Ia juga meminta Bappeda Papua Barat memperkuat koordinasi dan sinergi dengan DPR Papua Barat, Majelis Rakyat Papua Barat (MRPB), pemerintah kabupaten, perguruan tinggi, dunia usaha, serta berbagai elemen masyarakat.

Pelibatan seluruh pemangku kepentingan dinilai penting karena pemerintah daerah tidak dapat bekerja sendiri dalam mengatasi berbagai persoalan sekaligus mempercepat pencapaian sasaran pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat Papua Barat.

“Pembangunan Papua Barat tidak mungkin dilakukan oleh pemerintah sendiri. Pembangunan adalah tanggung jawab kita bersama,” tegas Dominggus.

Gubernur juga meminta Kepala Bappeda yang baru dilantik segera membangun soliditas organisasi sekaligus meningkatkan kualitas perencanaan secara optimal dengan melibatkan seluruh jajaran.

Pelantikan tersebut sekaligus mengisi kekosongan jabatan Kepala Bappeda Papua Barat yang telah berlangsung cukup lama. Pengisian jabatan itu diharapkan mendukung penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan agar berjalan efektif, terarah, serta bertanggung jawab.

Selain peningkatan kualitas perencanaan, Dominggus mengingatkan masyarakat dan aparatur pemerintah untuk memenuhi kewajiban perpajakan. Penerimaan pajak memiliki peran penting dalam mendukung pembiayaan pembangunan daerah.

“Pajak yang dibayarkan sangat penting untuk mendukung pembiayaan pembangunan, khususnya infrastruktur dan pelayanan publik yang berdampak pada kemajuan daerah,” ujarnya. (pbn)

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *