Kolaborasi dengan Dinkes Papua Barat dukung misi Papua Sehat dan perluasan layanan jemput bola.
Papuabaratnews.id, Manokwari –- Ketua Komite III DPD Republik Indonesia Filep Wamafma menggandeng jajaran Dinas Kesehatan Provinsi Papua Barat menggelar bakti sosial berupa pengecekan kesehatan dan pengobatan secara gratis.
Pendekatan pola pelayanan kesehatan tersebut dipusatkan di halaman Sekolah Tinggi Ilmu Hukum (STIH) Manokwari yang dihadiri kurang lebih sebanyak 300-an warga setempat.
“Saya punya tanggung jawab sebagai wakil rakyat untuk menginisiasi kegiatan ini bagi masyarakat,” kata Filep Wamafma pada Senin (22/12/2025).
Menurut dia, perbaikan mutu, kualitas dan perluasan layanan kesehatan bagi masyarakat membutuhkan kolaborasi seluruh pemangku kepentingan, baik pemerintah daerah maupun kementerian/lembaga.
Hal tersebut merupakan faktor penting dalam merealisasikan misi Papua Sehat yang diakomodasi melalui dokumen Rencana Induk Percepatan Pembangunan Papua (RIPPP) periode 2022-20241.
“Misi Papua Sehat bisa tercapai dengan maksimal, apabila semua stakeholder turut berpartisipasi menginisiasi pemeriksaan kesehatan,” ujarnya.
Ke depannya, kata Filep, kegiatan bakti sosial serupa akan diperluas untuk menjangkau semua lapisan masyarakat yang berdomisili di pinggiran kota, perkampungan, hingga wilayah pedalaman.
Pelayanan dengan metode jemput bola tidak hanya memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam mengakses layanan, melainkan wujud nyata kehadiran pemerintah untuk mengurai masalah kesehatan.
“Kami juga membagikan makanan bergizi kepada ibu hamil dan anak. Program ini kalau diselenggarakan semua pihak, saya yakin generasi muda tumbuh dengan sehat,” ucap Filep.
Menurut dia, sudah semestinya pemerintah daerah melalui instansi teknis menerapkan konsep jemput bola guna memudahkan masyarakat memperoleh akses pelayanan kesehatan gratis secara berkala.
Hal ini berkaitan dengan kondisi dan karakteristik masyarakat yang cenderung pasif, sehingga memerlukan kehadiran langsung petugas kesehatan untuk menjangkau warga hingga ke tingkat kampung.
“Kita ketahui bersama, masyarakat Papua ini lebih suka hal-hal yang sederhana. Datang periksa, tidak ada administrasi yang berbelit-belit.
Kepala Dinas Kesehatan Papua Barat dr Alwan Rimosan mengapresiasi inisiatif Ketua Komite III DPD RI Filep Wamafma yang telah memfasilitasi kegiatan pemeriksaan dan pengobatan gratis.
Kegiatan tersebut berdampak positif terhadap pelaksanaan Program Cek Kesehatan Gratis (CKG) yang hingga kini baru dimanfaatkan oleh 40 ribu jiwa dari total penduduk Papua Barat 580.582 jiwa.
Ada sejumlah kendala yang dihadapi petugas kesehatan di lapangan, antara lain keengganan masyarakat mengecek kondisi kesehatan melalui fasilitas terdekat, dan tingkat kesulitan geografis. (pbn)


***
***





