banner 468x60 *** banner 468x60 ***

Berita  

AJP Award 2025 Siapkan Hadiah Rp300 Juta, Dorong Liputan Humanis Polri di Wilayah Bencana

Ketua Panitia AJP Award 2025, Eddy Iriawan dan Wakil Ketua Departemen Hukum dan HAM PWI Aiman Witjaksono mendukung gelaran AJP 2025 dengan total hadiah Rp300 juta. (Dok. PWI)
banner 120x600

Papuabaratnews.id, Jakarta –- Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat melalui Anugerah Jurnalistik PWI (AJP) Award 2025 menyiapkan total hadiah Rp300 juta untuk mengapresiasi karya jurnalistik terbaik yang mengangkat kinerja dan peran anggota Polri, khususnya dalam penanganan bencana dan kerja-kerja kemanusiaan di daerah terdampak.

Melalui AJP Award 2025, Persatuan Wartawan Indonesia mendorong liputan yang lebih masif, berimbang, dan berperspektif kemanusiaan terkait bencana alam, terutama yang terjadi di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.

banner 325x300

Panitia menilai pemberitaan mengenai kondisi riil warga terdampak bencana masih perlu terus diperkuat agar kebutuhan mendesak di lapangan tidak luput dari perhatian publik maupun pengambil kebijakan.

Ketua Panitia AJP Award 2025, Eddy Iriawan, menjelaskan panitia telah menyampaikan ajakan partisipasi kepada pengurus PWI di tiga provinsi yang terdampak bencana.

Ajakan tersebut dilakukan secara lisan dan ditindaklanjuti dengan surat resmi, dengan pendekatan empati mengingat wilayah tersebut masih berada dalam proses pemulihan pascabencana.

“Ajakan ini dilakukan dengan empati, karena kami memahami daerah-daerah tersebut masih berjuang memulihkan diri dari dampak bencana,” kata Eddy dalam keterangan resmi, Sabtu (20/12/2025).

AJP Award 2025 melombakan enam kategori karya jurnalistik, yakni karya tulis media cetak, karya tulis media siber, karya video media televisi, foto jurnalistik, infografis, serta karya media sosial dari akun resmi perusahaan pers.

Setiap kategori menyediakan hadiah dengan rincian juara pertama Rp20 juta, juara kedua Rp15 juta, juara ketiga Rp10 juta, serta dua nominasi masing-masing Rp2,5 juta. Dengan enam kategori yang dipertandingkan, total hadiah yang disiapkan mencapai Rp300 juta.

Menurut Eddy, anugerah jurnalistik yang digelar PWI bekerja sama dengan Polri ini tidak dimaksudkan untuk menjadikan bencana sebagai objek lomba.

Sebaliknya, AJP Award membuka ruang bagi karya jurnalistik yang merekam kerja-kerja kemanusiaan di lapangan, termasuk peran aktif anggota Polri dalam penanganan bencana, evakuasi korban, distribusi bantuan, hingga pemulihan sosial masyarakat.

“AJP diharapkan mendorong publikasi yang lebih luas tentang kondisi riil warga terdampak bencana di Sumatera. Banyak kebutuhan mendesak di lapangan yang perlu terus disuarakan agar tidak luput dari perhatian publik dan pengambil kebijakan,” ujar Eddy.

Ia menambahkan, wartawan di daerah bencana memiliki kedekatan langsung dengan realitas masyarakatnya.

Kedekatan ini membuat karya jurnalistik yang lahir dari lapangan kerap memiliki kedalaman makna dan nilai kemanusiaan yang kuat, sekaligus mampu menggambarkan dampak bencana secara lebih utuh dan faktual.

Meski demikian, panitia menegaskan tidak ada kewajiban bagi wartawan di wilayah terdampak bencana untuk mengikuti AJP Award 2025.

Partisipasi sepenuhnya bersifat sukarela dan terbuka bagi seluruh wartawan di Indonesia.

“Ini murni undangan partisipatif. Kami menerima seluruh karya berita dari seluruh wilayah di Indonesia serta menghormati sepenuhnya situasi rekan-rekan wartawan di daerah,” kata Eddy.

Selain menampilkan sisi humanis dan pengabdian, AJP Award 2025 juga membuka ruang kritik yang konstruktif.

PWI bersama Polri mendorong wartawan untuk menulis dari dua sisi, yakni menampilkan dedikasi anggota kepolisian dalam situasi bencana sekaligus mengkritisi praktik yang perlu diperbaiki demi terwujudnya institusi yang lebih transparan, berintegritas, dan presisi.

Pengumpulan karya AJP Award 2025 dibuka hingga 10 Januari 2026 dan dilanjutkan dengan sidang dewan juri pada 11–28 Januari 2026.

Panitia AJP Award 2025 berasal dari unsur pengurus PWI Pusat, yakni Eddy Hasibuan selaku Dewan Pakar, Eddy Iriawan dan Aiman Witjaksono sebagai Wakil Ketua Departemen Hukum dan HAM, serta Musrifah sebagai Wakil Ketua Departemen Hankam Bidang Polri.

Puncak penganugerahan AJP Award 2025 akan digelar bertepatan dengan peringatan Hari Pers Nasional 2026 yang dipusatkan di Serang, Banten, pada 9 Februari 2026. (pbn)

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *