banner 468x60 *** banner 468x60 ***

Berita  

Helikopter PK-IWS Jatuh saat Angkut Logistik ke Pedalaman Papua

Tangkapan layar- Kepala Basarnas Mohammad Syafii (tengah) diampingi Deputi Operasi dan Kesiapsiagaan Basarnas Edy Prakoso dan Direktur Kesiapsiagaan Noer (kiri dan kanan) memberikan keterangan dalam konferensi pers di Jakarta, Rabu malam (10/9/2025), terkait evakuasi helikopter pengangkut logistik yang hilang kontak di pegunungan Papua Tengah. (ANTARA/M Riezko Bima Elko Prasetyo)
banner 120x600

Kedua helikopter sempat berkomunikasi, namun cuaca buruk dengan angin kencang, hujan, dan awan tebal membuat komunikasi terputus-putus

Papuabaratnews.id, Jakarta – Kepala Basarnas Mohammad Syafii menyebutkan helikopter PK-IWS AS350-B3 milik PT Intan Angkasa (IA) yang jatuh dan hilang kontak di pegunungan Papua sedang melaksanakan misi pengangkutan logistik ke daerah pedalaman.

banner 325x300

Mohammad Syafii mengatakan bahwa helikopter PK-IWS terbang dari Ilaga menuju Timika sekitar pukul 11.30 WIT, lima hingga sepuluh menit setelah helikopter PK-IWD dengan rute sama.

“Kedua helikopter sempat berkomunikasi, namun cuaca buruk dengan angin kencang, hujan, dan awan tebal membuat komunikasi terputus-putus,” ujarnya dalam video konferensi pers di Jakarta, Rabu malam (10/9/2025), seperti dikutip dari Antara.

Basarnas mengkonfirmasi helikopter PK-IWD berhasil mendarat di Timika, sedangkan PK-IWS hilang kontak di sekitar koordinat 4°6’1.67″ S – 137°39’44.73″ E atau sekitar 7,8 mil laut dari Bandara Ilaga pada ketinggian 11.000 kaki.

Saat kembali ke Ilaga, kata dia, helikopter PK-IWD melakukan pencarian dan menemukan posisi PK-IWS jatuh di lereng pegunungan pada ketinggian sekitar 3.695 meter di atas permukaan laut.

Basarnas bersama tim SAR gabungan yang terdiri dari TNI, Polri, AirNav, otoritas bandara, dan unsur terkait telah membuka posko di Bandara Moses Kilangin Timika.

Namun, Syafii mengatakan evakuasi belum bisa dilakukan karena kondisi cuaca yang tidak mendukung. Adapun helikopter PK IWS yang hilang kontak itu dilaporkan mengangkut empat orang mereka adalah EP (Pilot), SDM (HLO) dan dua penumpang berinisial AN dan ZUL.

“Evakuasi direncanakan dilakukan besok pagi (pagi ini, red) mulai pukul 05.30 WIT dengan dukungan helikopter milik PT Intan Angkasa dan TNI AU. Kami berkoordinasi dengan BMKG untuk prakiraan cuaca besok,” katanya.

Basarnas mengimbau dalam kondisi ini masyarakat menunggu informasi resmi dari otoritas terkait dan tidak menyebarkan kabar yang belum terverifikasi.

“Basarnas turut prihatin atas musibah kecelakaan helikopter ini, kami mohon doa agar proses evakuasi korban dapat berjalan lancar dan aman,” ujarnya. (ant)

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *