banner 468x60 *** banner 468x60 ***

Satgas Damai Cartenz Olah TKP Penembakan Brigpol Ronal di Puncak Jaya

Tim gabungan dari Satgas Damai Cartenz dan Kopasgat TNI mengejar KKB di Kabupaten Intan Jaya. (ANTARA/HO-Satgas Damai Cartenz)
banner 120x600

Papuabaratnews.id, Timika –   Satuan Tugas Damai Cartenz 2025 menggandeng Satreskrim Polres Puncak Jaya menggelar olah tempat kejadian perkara (TKP) kasus penembakan Brigpol Ronal M Enok. Rekonstruksi ulang dilaksanakan di Kampung Lima-Lima, Distrik Pagaleme, Puncak Jaya, pada Senin (18/8/2025), sekitar pukul 12.16 WIT.

“Rekonstruksi ini menjadi langkah penting dalam memastikan kejelasan kronologi kejadian, serta menguatkan alat bukti yang ada agar para pelaku dapat diproses sesuai hukum yang berlaku,” kata Kepala Operasi Damai Cartenz Brigjen Faizal Ramadhani melalui keterangan tertulis, Senin (18/8/2025).

banner 325x300

Menurut Faizal, olah TKP ini dilakukan guna memperjelas kronologi peristiwa penembakan yang terjadi pada tanggal 21 Januari 2025 yang mengakibatkan Brigpol Ronal gugur.

Dalam kegiatan tersebut, tim penyidik yang dipimpin Kanit Lidik Satgas Gakkum AKP Safri Panterengi menggambarkan ulang posisi korban, pelaku, barang bukti, serta jarak-jarak di sekitar lokasi kejadian.

Hasil olah TKP menunjukkan sejumlah titik penting. Di antaranya, posisi korban saat tergeletak, sepeda motor, helm, serta jerigen berisi minyak tanah milik korban. Selain itu, diketahui pula posisi pelaku Kindiku Tabuni alias Gumbanak saat menembak korban dan posisi kendaraan yang digunakan oleh pelaku lainnya, yakni Konara Enumbi.

Faizal mengatakan, pihaknya telah menangkap Konara Enumbi pada Jumat (15/8/2025). Ia diringkus di sebuah honai di Kampung Usir Depan, Kabupaten Puncak Jaya, pukul 10.40 WIT.

Konara diduga terlibat langsung bersama kelompok Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat Organisasi Papua Merdeka (TPNPB-OPM) pimpinan Bumiwalo Telenggen. Saat ini, Konata telah ditahan dan tengah menjalani pemeriksaan lebih lanjut oleh penyidik Polres Puncak Jaya.

Faizal mengungkapkan, kepolisian juga menemukan sejumlah barang bukti. Di antaranya, tiga selongsong peluru kaliber 9 mm dan dua proyektil berwarna kuning emas yang menjadi bagian dari barang bukti penting.

Dalam olah TKP, tim turut mencatat jarak antarposisi dengan detail, mulai dari posisi korban hingga lokasi barang bukti ditemukan. Data tersebut, menurut Faizal, akan memperkuat proses penyidikan dan pembuktian hukum terhadap para pelaku.

Kasatgas Humas Ops Damai Cartenz Kombes Yusuf Sutejo mengimbau masyarakat agar tidak terpengaruh isu-isu provokatif dan tetap bekerja sama dengan aparat keamanan. Ia meminta masyarakat turut berperan dalam menjaga situasi agar senantiasa kondusif.

“Segera laporkan jika mengetahui adanya aktivitas mencurigakan dari kelompok bersenjata. Satgas Ops Damai Cartenz akan terus hadir menjaga keamanan dan melindungi warga,” tutur Yusuf. (tem)

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *