banner 468x60 *** banner 468x60 ***

Berita  

BPJamsostek Tambah Kantor di Manokwari Selatan dan Pegunungan Arfak

Petugas unit layanan BPJamsostek Kabupaten Manokwari Selatan, Papua Barat, siap memberikan layanan bagi masyarakat setempat. (Dok Antara Foto)
banner 120x600

 Papuabaratnews.id, Manokwari –  Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Ketenagakerjaan (BPJAMSOSTEK) menambah dua unit kantor di Kabupaten Manokwari Selatan dan Pegunungan Arfak, Provinsi Papua Barat, guna mengoptimalkan pelayanan.

Kepala Kantor Cabang BPJAMSOSTEK Manokwari Gerry Dame Malelak mengatakan kehadiran dua kantor unit tersebut memudahkan masyarakat setempat mengakses layanan.

banner 325x300

Penambahan dua unit layanan dipengaruhi banyaknya jumlah klaim Program Jamsostek yang diajukan oleh masyarakat khusunya peserta dari Manokwari Selatan maupun Pegunungan Arfak.

“Masyarakat dua kabupaten itu kalau mau ajukan klaim, harus ke Manokwari. Kalau kurang dokumen, mereka harus bolak balik. Biaya transportasi besar,” ujarnya di Manokwari, Rabu (20/8/2025).

Dia menyebut kantor unit bertugas sebagai koordinator layanan di daerah, sekaligus melaksanakan edukasi dan sosialisasi guna meningkatkan pemahaman masyarakat terkait manfaat Program Jamsostek.

Petugas pada kantor unit layanan akan memfasilitasi proses pendaftaran kepesertaan Program Jamsostek, terutama tenaga kerja informal dengan pembiayaan mandiri maupun ditanggung pemerintah daerah.

“Termasuk berkoordinasi dengan pihak rumah sakit, apabila ada peserta yang mengalami kecelakaan,” ujarnya.

Menurut dia sebelum kantor unit layanan beroperasi di Pegunungan Arfak, terlebih dahulu dilakukan pengecekan terhadap kualitas jaringan internet yang digunakan untuk dalam proses pengiriman data.

Kondisi itu berbeda dengan Manokwari Selatan yang rata-rata daerahnya sudah terkoneksi dengan jaringan internet, sehingga dengan adanya petugas kantor unit maka layanan semakin dipermudah.

“Sebelumnya, kantor kami hanya ada di lima kabupaten yaitu Manokwari dan Fakfak kantor cabang, Teluk Bintuni, Teluk Wondama, dan Kaimana masing-masing punya satu kantor unit,” jelas Gerry.

Dia mengatakan kehadiran dua unit kantor memengaruhi peningkatan layanan klaim program jaminan kematian (JK) pada Juli 2025 sebanyak Rp9,44 miliar dibanding periode Juli 2024 yaitu Rp6,61 miliar.

“Pembayaran klaim jaminan kematian Juli 2025 ada 215 kasus, dan Juli 2025 naik menjadi 306 kasus,” ucap Gerry. (pbn)

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *