banner 468x60 *** banner 468x60 ***

Potret Kegiatan Tambang Nikel di Pulau-pulau Raja Ampat

Tambang nikel PT GAG Nikel di Pulau Gag, Distrik Waigeo Barat, Raja Ampat, Papua Barat Daya, 7 Mei 2025. Perusahaan ini memiliki area konsesi seluas 13.136 hektare dan berada di kawasan mega keanekaragaman hayati di Raja Ampat, Papua Barat, yang merupakan habitat bagi ratusan jenis flora dan fauna yang unik, langka, dan terancam punah. (Alif R Nouddy Korua/Greenpeace)
banner 120x600
Foto 2 dari 6

Penambangan nikel PT Kawei Sejahtera Mining di Pulau Kawe, Distrik Waigeo Barat, Raja Ampat, Papua Barat Daya, 4 Mei 2025. (Alif R Nouddy Korua/Greenpeace)

 

banner 325x300
Foto 3 dari 6

Kapal tongkang berada dekat tambang nikel PT GAG Nikel di Pulau Gag, Distrik Waigeo Barat, Raja Ampat, Papua Barat Daya, 1 Maret 2025. (Dok. Greenpeace)

 

Foto 4 dari 6

Papan pengumuman berisi penolakan masyarakat adat Kawe terhadap penambangan nikel di Manyaifun dan Batang Pele telah didirikan di Pulau Batang Pele, Distrik Waigeo Barat, Raja Ampat, Papua Barat Daya, 6 Mei 2025. (Dok. Greenpeace)

 

Foto 5 dari 6

Terpal diduga menutupi mesin bor untuk eksplorasi tambang nikel di Pulau Batang Pele, Distrik Waigeo Barat, Raja Ampat, Papua Barat Daya, 6 Mei 2025. (Alif R Nouddy Korua/Greenpeace)

 

Foto 6 dari 6

Penambangan nikel PT Kawei Sejahtera Mining di Pulau Kawe, Distrik Waigeo Barat, Raja Ampat, Papua Barat Daya, 4 Mei 2025. (Dok. Greenpeace)

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *