banner 468x60 *** banner 468x60 ***

Berita  

Pemprov-Kodam Tanam Perdana Padi Gogo 200 Hektare di Manokwari

Wakil Gubernur Papua Barat Mohamad Lakotani, Pangdam XVIII/Kasuari Mayjen Jimmy Ramoz Manalu dan sejumlah pimpinan forkopimda melakukan penanaman perdana padi gogo di Distrik Masni, Kabupaten Manokwari, Senin (24/3/2025). (Papuabaratnews.id/Istimewa)
banner 120x600

Papuabaratnews.id, Manokwari – Pemerintah Provinsi Papua Barat bersama Komando Daerah Militer XVIII/Kasuari mencanangkan penanaman perdana padi gogo atau padi lahan kering di Kabupaten Manokwari seluas 200 hektare.

Wakil Gubernur Papua Barat Mohamad Lakotani, mengatakan pemanfaatan lahan kering untuk budidaya komoditas padi merupakan upaya mewujudkan swasembada pangan.

banner 325x300

Keberhasilan program tersebut membutuhkan kolaborasi multipihak antara pemerintah daerah dengan TNI Angkatan Darat, UPT Kementerian Pertanian, masyarakat kampung, dan pihak lainnya.

“Kita ketahui bersama, swasembada pangan menjadi salah satu program prioritas pemerintahan Prabowo-Gibran,” kata Lakotani. di Manokwari, Senin (24/3/2025)

Pemerintah provinsi, kata dia, terus berusaha menambah luas areal tanam padi tanpa harus selalu bergantung pada lahan basah yang ketersediaanya mengalami keterbatasan.

Penggunaan lahan kelapa sawit untuk pengembangan komoditas padi gogo mencerminkan adanya inovasi pertanian yang adaptif terhadap kondisi masyarakat lokal Papua Barat.

“Kita tidak perlu buka lahan baru yang berpotensi merusak lingkungan, tapi cukup manfaatkan lahan yang sudah ada secara optimal,” ujar Lakotani.

Menurut dia varietas padi gogo sangat sesuai dengan karakterisik tanah dan cuaca, sekaligus solusi untuk merealisasikan upaya diversifikasi pangan di seluruh wilayah Papua Barat.

Kegiatan pencanganan padi gogo diharapkan dapat meningkatkan semangat kolaborasi, dan intensitas berkomunikasi dalam mendukung keberhasilan program swasembada pangan.

“Saya juga mengajak semua komponen masyarakat, terutama kepala kampung supaya sama-sama wujudkan ketahanan pangan,” kata Lakotani.

Panglima Kodam XVIII/Kasuari Mayjen Jimmy Ramoz Manalu menyebut TNI Angkatan Darat senantiasa berkolaborasi dengan pemerintah daerah untuk menyukseskan swasembada pangan.

Penanaman perdana padi gogo memanfaatkan lahan perkebunan sawit di Kampung Mantedi, Distrik Masni, merupakan kelanjutan dari kegiatan sebelumnya demi kesejahteraan masyarakat.

“Kami melakukan interoperabilitas dengan semua stakeholder bidang pertanian, supaya tujuan program ini bisa tercapai,” ucap Jimmy.

Kepala Dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Perkebunan Papua Barat Yacob Selvinus Fonataba menjelaskan, lahan padi gogo Manokwari tersebar di tiga distrik yaitu Warmare, Prafi, dan Masni.

Pihaknya akan melengkapi para petani dengan sarana prasarana seperti mesin, pompa air, pupuk, dan lainnya untuk mendukung kelancaran terhadap pengelolaan padi lahan kering.

“Distrik Prafi ada 19 hektare, Distrik Warmare 100 hektare, dan sisanya ada di Distrik Masni,” ucap Fonataba. (fan/pbn)

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *